28 negara hadiri World Zakat Forum di Bandung, Indonesia

Indonesia menyatakan komitmen untuk terus mengembangkan pengelolaan zakat sebagai salah satu aspek ekonomi syariah, khususnya menggunakan peran teknologi digital

 28 negara hadiri World Zakat Forum di Bandung, Indonesia

Sebanyak 28 negara menghadiri penyelenggaraan konferensi World Zakat Forum (WZF) 2019 di Bandung, Jawa Barat pada Selasa.

Konferensi bertema “Optimizing Global Zakat Role Through Digital Technology” ini dihadiri oleh perwakilan badan zakat dan pemerintah dari 28 negara tersebut. Negara-negara yang hadir antara lain Turki, Malaysia, Kamboja, Kuwait, Qatar, Australia dan Maladewa.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin membuka konferensi ini dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mengembangkan pengelolaan zakat sebagai salah satu aspek ekonomi syariah, khususnya menggunakan peran teknologi digital.

Menurut dia, ini sejalan dengan keinginan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

“Pemerintah akan memperkuat lembaga keuangan yang berbasis syariah untuk meningkatkan industri halal, industri syariah, dan juga peningkatan sosial funding,” kata Ma’ruf Amin di Bandung, Selasa.

Sekretaris Jenderal WZF, Bambang Sudibyo mengatakan penerapan teknologi digital diperlukan dalam industri keuangan saat ini, baik dalam pengumpulan maupun penyaluran zakat.

“Oleh karena itu, akhir konferensi ini diharapkan menghasilkan resolusi yang baik dalam mengoptimalkan peran zakat global melalui teknologi digital,” kata Bambang.

Dalam forum ini juga dibahas materi seperti Fiqh kontemporer dalam zakat digital, peraturan dan peran pemerintah dalam digitalisasi zakat, manajemen zakat digital, manajemen risiko untuk lembaga zakat di era digital, serta memperkuat kerja sama zakat antarnegara di era digital.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA