Polrestabes Bandung Menangkap 19 Pelaku Curas

Polrestabes Bandung merilis pemngungkapan pelaku dan barang bukti kasus kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kota Bandung belakangan ini. Kegiatan ini bertempat di Mapolrestabes Kota Bandung, Jalan Jawa, Rabu (23 11 2016) kemarin. K

Polrestabes Bandung Menangkap 19 Pelaku Curas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Polrestabes Bandung merilis pemngungkapan pelaku dan barang bukti kasus - kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Kota Bandung belakangan ini. Kegiatan ini bertempat di Mapolrestabes Kota Bandung, Jalan Jawa, Rabu (23/11/2016) kemarin. Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Muhammad Joni mengatakan dari 13 Tempat Kejadian Perkara (TKP), sudah 19 pelaku ditangkap dan dalam proses penegakkan hukum. "Lokasi kejadian itu diantaranya curas di Turangga, Bandung Wetan termasuk Sumur Bandung, Cidadap, dan Regol, adapun pelaku diantaranya tersangka pembegalan mahasiswa ITB di sekitaran Sabuga, tiga dilumpuhkan dan satu ditembak mati," kata Joni kepada Radio PRFM. Menurut Joni, pelaku curas ini mayoritas adalah anggota kelompok bermotor dengan rentang usia 19 - 34 tahun. Mereka melakukan hal tersebut karena didorong motif ekonomi dan untuk kesenangan semata kelompok sendiri. "Faktornya itu adanya kelompok bermotor yang masih menggunakan kekerasan, terlebih lagi di malam hari sewaktu konvoi dan minum minuman keras, akhirnya mereka melakukan aksi curas pada orang - orang secara acak dan situasi sekitar pun memungkinkan," jelasnya. Untuk menciptakan rasa aman, kepolisian Polrestabes Bandung dalam hal preventif sudah melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai waktu dan titik daerah yang rawan kriminalitas. "Melaui Bhabinkamtibmas kita sudah lalukan penyuluhan kepada masyarakat, untuk waktu rawannya sendiri antara pukul 11 malam hingga 4 dini hari," tambah Joni. Adapun untuk tindak pencegahannya, patroli setiap polsek sudah ditempatkan di titik rawan. Adapula tim Prabu dan Kujang yang siap siaga untuk mengamankan daerah rawan kriminalitas. "Ada juga tim Prabu, yaitu 20 personel dilengkapi body vest dan senjata laras panjang, sedangkan tim Kujang ada 160 personel dibagi dalam 40 titik, masing - masing empat orang disebar di tempat rawan kejahatan," terangnya. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA