Ancaman Jaksa Senior Kejati Jabar Berujung Sanksi Berat

Jaksa senior Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, inisial AP terancam mendapatkan sanksi berat diduga melakukan aksi mengancam kepada seseorang. AP diamankan pengawas internal Kejati Jabar atas dasar laporan masyarakat mengenai pungli yang cenderung mengancam pa

Ancaman Jaksa Senior Kejati Jabar Berujung Sanksi Berat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jaksa senior Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, inisial AP terancam mendapatkan sanksi berat diduga melakukan aksi mengancam kepada seseorang. AP diamankan pengawas internal Kejati Jabar atas dasar laporan masyarakat mengenai pungli yang cenderung mengancam pada Kamis 1 Desember 2016. Padahal, korban tidak sedang diproses dalam kasus apapun. Bahkan, AP dalam keadaan tidak bertanggungjawab menangani kasus. Kendati demikian, pihak Kejaksaan Tinggi enggan menyebutkan nominal yang diminta AP. “Katanya yang bersangkutan (AP) menakut - nakuti warga dengan bilang ‘kamu punya kesalahan, kalau tidak (bayar) akan dilakukan tindakan’. Kan ini jelas tidak boleh,” ungkap Kepala Kejati Jabar Setia Untung Arimuladi, Jumat (2/12/2016). Untung menekankan kepada seluruh jajarannya agar tidak ‘bermain’. ditambah dengan instruksi Presiden maupun Jaksa Agung agar memberikan pelayanan yang baik. “Memang harus jemput bola bila ingin bersih-bersih. Saya berusaha ingin punya sapu yang bersih walaupun butuh perjuangan panjang untuk kemudian bisa membersihkan (lembaga) lainnya,” terangnya. Dia mencontohkan, proses hukum yang dijalani Jaksa Devyanti Rochaeni yang tertangkap tangan bersama Jaksa Fahri (Jaksa Kejati Jateng) menerima gratifikasi bulan April 2016. “(Jaksa Devyanti jadi contoh) kalau putusan inkrahnya sudah kami terima, akan kami ajukan pemberhentiannya,” terangnya. (Adi/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA