Sumbang 62 Medali di SEA Games 2017, Bukti Keberhasilan Pembinaan Olahraga Prestasi Jabar

Jawa Barat membuktikan diri sebagai juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 dengan memberikan kontribusi terbesar bagi kontingen Indonesia pada ajang SEA Games XXIX tahun 2017 di Kualalumpur, Malaysia. Baik dari sisi kuantitas maupun kualitas,

Sumbang 62 Medali di SEA Games 2017, Bukti Keberhasilan Pembinaan Olahraga Prestasi Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jawa Barat membuktikan diri sebagai juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 dengan memberikan kontribusi terbesar bagi kontingen Indonesia pada ajang SEA Games XXIX tahun 2017 di Kualalumpur, Malaysia. Baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, Jabar mengungguli provinsi lain di Indonesia. Ketua Umum KONI Jabar, ‎Ahmad Saefudin menuturkan, dari total kontingen Indonesia sebanyak 533 atlet yang diturunkan di SEA Games XXIX/2017, sebanyak 135 atlet diantaranya berasal dari Jabar. Sementara dari sisi kualitas, bisa dilihat dari raihan medali yang disumbangkan atlet asal Jabar bagi Indonesia. "Kontribusi atlet Jabar di SEA Games 2017, dari total raihan medali Indonesia yakni 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu, Jabar menyumbangkan total 62 medali dengan rincian 11 emas, 20 perak, dan 31 perunggu. Jadi dari sisi kuantitas maupun kualitas, Jabar unggul dibanding provinsi lain," ujar Ahmad saat memberikan keterangan pers di Ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (4/9/2017). Jumlah kontribusi medali yang disumbangkan atlet Jabar di ajang SEA Games 2017 tersebut, lanjut Ahmad, menjadi yang terbanyak dibanding provinsi lain. Seperti Jatim yang menyumbangkan total medali 60 keping dengan rincian 10 emas, 17 perak, dan 33 perunggu. Begitu pun dengan DKI Jakarta yang hanya menyumbangkan total medali sebanyak 59 keping dengan rincian 9 emas, 20 perak, dan 30 perunggu. "Dari sisi jumlah atlet peraih medali pun, Jabar mendominasi dengan 101 atlet. Lalu Jatim sebanyak 75 atlet dan DKI Jakarta sebanyak 94 atlet. Ini menjadi otentifikasi pembinaan olahraga prestasi di Jabar sekaligus pembuktian Jabar sebagai juara umum PON XIX," terangnya. Sumbangan medali atlet asal Jabar bagi kontingen Indonesia di arena SEA Games 2017 tersebut, lanjutnya, bisa menjadi lebih banyak jika tuan rumah Malaysia tidak memangkas beberapa nomor andalan Jabar di beberapa cabang olahraga. Seperti di cabang olahraga angkat besi, dayung, judo dan beberapa cabang olahraga lain. Tak hanya itu, beberapa atlet nomor satu asal Jabar yang merupakan peraih medali emas PON XIX pun tidak semuanya dipanggil ke kamp Pelatnas untuk membela Merah Putih di ajang SEA Games 2017. "Meski kita masih unggul dibanding provinsi lain yang kerap menjadi kompetitor kita di ajang olahraga nasional, namun ini tidak serta merta bisa menjadi tolok ukur utama untuk PON XX pada tahun 2020 mendatang. Masih ada beberapa cabang olahraga unggulan yang justru tidak dipertandingkan di SEA Games 2017. Tapi setidaknya, atlet Jabar di SEA Games 2017 tersebut menjadi aset penting untuk persiapan kita menghadapi PON XX," tegasnya. (ageng)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA