Pencak Silat, Akar Budaya yang Harus Dijaga

Bila dibandingkan dengan olah raga bela diri lainnya, pencak silat merupakan akar budaya yang patut dijaga. Demikian dikatakan Kasi Olahraga Disdikpora Kota Cimahi Uus Supriadi, Minggu (8 11 2015). Kita harus bisa bersaing dan dominan, jangan kalah d

Pencak Silat, Akar Budaya yang Harus Dijaga

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Bila dibandingkan dengan olah raga bela diri lainnya, pencak silat merupakan akar budaya yang patut dijaga. Demikian dikatakan Kasi Olahraga Disdikpora Kota Cimahi Uus Supriadi, Minggu (8/11/2015). "Kita harus bisa bersaing dan dominan, jangan kalah dengan jenis olahraga bela diri lain," kata Uus, Minggu (8/11/2015). Uus melanjutkan, Festival Pasanggiri Pencak Silat 2015 yang dilaksanakan di Gor Sangkuriang jalan Sangkuriang Kota Cimahi merupakan upaya pihaknya untuk melestarikan dan membangkitkan gairah pencak silat di Kota Cimahi yang mulai meredup. Dalam pagelaran ini ada empat kelas yang dipertandingkan. Diantaranya, kelas Perorangan (putera dan puteri), kelas kelompok (putera dan puteri), kelas pasangan (putera dan puteri) dan kelas lansia di atas 40 tahun. Dengan digelarnya festival ini, pihaknya berharap paguron yang ada bangkit dan kembali bergairah. Sebab, kata Uus, berdasarkan data Disdikpora ada 41 paguron yang tercatat. Namun jumlah tersebut tidak seluruhnya aktif. "Dari jumlah sebanyak itu, yang aktif hanya 50 persen saja," ujarnya. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya dan mengusulkan untuk menggelar kegiatan serupa, sehingga gelaran pencak silat tidak hanya digelar setahun sekali. (Gatot/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA