Kalah 4-2 dari Jateng, Tim Sepak Bola Jabar Gagal Raih Medali Emas

Jawa Barat gagal meraih medali emas dari cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII 2015 setelah kalah 4 2 dari Jawa Tengah. Jateng berhasil menekuk Jabar melalui drama adu penalti di Lapangan Sepak Bola SPOrT Jabar, Arcamn

Kalah 4-2 dari Jateng, Tim Sepak Bola Jabar Gagal Raih Medali Emas

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Jawa Barat gagal meraih medali emas dari cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015 setelah kalah 4-2 dari Jawa Tengah. Jateng berhasil menekuk Jabar melalui drama adu penalti di Lapangan Sepak Bola SPOrT Jabar, Arcamnik Bandung, Kamis (17/9/2015). Kedua tim tampli saling menyerang dan sama-sama kuat. Jabar sebenarnya berpeluang memenangkan laga final sepak bola di Popnas XIII/2015 itu, terlebih setelah Aditya Wisnu (Jateng) diganjar kartu merah di menit 72. Namun hingga 2x45 waktu normal dan 2x10 menit waktu tambahan, tidak ada gol yang tercipta. Skor imbang 0-0 pun memaksa pemain menendang bola di titik putih. Dua pemain Jabar, yakni Jujun Saepuloh dan Muhammad Wildan Rhamdani gagal merobek jala lawan. "Anak-anak seperti main tertekan dan kecapean. Mungkin juga mereka tegang. Di babak pertama, umpan-umpan pendek yang menjadi karakter kita kurang berjalan. Kita terbawa gaya permainan Jateng, dan cenderung melancarkan bola langsung ke depan," kata pelatih sepak bola Popnas XIII Jabar Fiator Ambarita usai laga, Kamis (17/9/2015). Fiator mengaku bahwa kalah melalui drama adu penalti cukup mengecewakan, apalagi tim Jabar bermain spartan di sepanjang laga. Pihaknya pun mengaku sudah menyiapkan timnya jika harus menyelesaikan laga melalui drama adu penalti di setiap sesi latihan. "Kita memang telah siapaan siapa saja yang menendang penalti, hanya saja ada beberapa pemain yang tidak bisa menendang karena sudah diganti. Adu penalti kan tidak hanya soal teknik tapi juga mental," terangnya. Meski hanya meraih medali perak, Fiator tetap bangga dengan perjuangan anak asuhnya selama mengikuti Popnas XIII/2015. Dari 13 kali mengikuti perhelatan olahraga serupa, baru kali ini tim sepak bola Jabar sampai ke babak final. "Kita sebenarnya tidak ada target. Tapi Alhamdulilah anak-anak bisa mencapai final meski akhirnya hanya meraih perak," tuturnya. Sementara itu, Pelatih Jateng Ashadi mengaku medali emas Popnas merupakan penantian panjang skuatnya setelah terakhir kali meraihnya pada Popnas tahun 2007 silam. "Terakhir kali kita meraih medali emas pada zaman Bambang Pamungkas pada tahun 2007. Saya sangat bersyukur setelah 8 tahun akhirnya bisa kembali dapat emas," ujar Ashadi. Sebelum laga, Ashadi mengingatkan pasukannya untuk bermain sabar. Terlebih pihaknya sudah memprediksi jika tekanan suporter tuan rumah akan memengaruhi mental pemain. (Ageng/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA