Inilah Kekecewaan Rossi Meratapi Kegagalan di San Marino

Valentino Rossi gagal menjadi yang terdepan pada balap MotoGP San Marino di Misano, Italia, akhir pekan kemarin. Rossi akhirnya terlempar ke posisi lima meski sebelumnya sempat memimpin hingga tujuh lap terakhir, hingga akhirnya harus mengganti ban dan t

Inilah Kekecewaan Rossi Meratapi Kegagalan di San Marino

ITALIA, FOKUSJabar.com: Valentino Rossi gagal menjadi yang terdepan pada balap MotoGP San Marino di Misano, Italia, akhir pekan kemarin. Rossi akhirnya terlempar ke posisi lima meski sebelumnya sempat memimpin hingga tujuh lap terakhir, hingga akhirnya harus mengganti ban dan tertinggal jauh dari Marc Marquez. Menurut Rossi, finish di urutan kelima di hadapan pendukungnya merupakan suatu aib. Namun race saat itu memang benar-benar sulit karena cuaca berubah cepat dari kering kemudian turun hujan dan akhirnya hujan berhenti dan trek kembali kering. “Yang saya rasakan adalah malu dengan hasil di Misano, karena sebenarnya penting untuk bisa naik podium di hadapan semua orang, apalagi saat sesi latihan semuanya berlangsung baik, namun entah mengapa race kali ini sangat, sangat sulit,” ucap The Doctor. Saat sesi kualifikasi, race di dominasi Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Valentino Rossi. Di hari berikutnya, pada awal balapan, Rossi pun sempat membuntuti Lorenzo dan Marquez, sampai akhirnya memasuki lap ke 12 hujan mulai turun. Rider Movistar Yamaha itu memutuskan masuk pit untuk mengganti ban basah. “Ketika sepertiga balapan saya tidak begitu buruk saat kering, dan ketika ban diganti kala hujan, saya juga merasa sangat kuat dan cepat,” beber Rossi. Namun petaka datang jelang lap-lap akhir ketika matahari di tengah sirkuit kembali muncul dan trek pun berubah jadi kembali kering. “Saya melihat Marquez masuk pit mengganti ban slick, saya pikir kalau saya bertahan satu lap lagi saya bisa unggul darinya, apalagi saya merasa sebagian trek masih basah dan berpotensi hujan turun lagi, tapi ternyata saya kehilangan banyak waktu,” tutup rider bernomor keramat 46 itu. (rud)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA