Politikus PDIP Usulkan Gaji Presiden Naik Jadi Rp200 Juta

Ditengah krisis ekonomi yang tengah melanda Indonesia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan kenaikan gaji Presiden. Anggota DPR RI Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan mengatakan, Presiden seharusnya digaji paling sedikit Rp300 juta per bul

Politikus PDIP Usulkan Gaji Presiden Naik Jadi Rp200 Juta

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ditengah krisis ekonomi yang tengah melanda Indonesia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan kenaikan gaji Presiden. Anggota DPR RI Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan mengatakan, Presiden seharusnya digaji paling sedikit Rp300 juta per bulan (atau hampir lima kali lipat dari gaji yang sekarang sekitar Rp 60 juta). Trimedya menambahkan, besaran gaji itu sesuai dengan tanggung jawab dan kompleksitas masalah yang diemban beliau. "Kalau dilihat tanggung jawab, kompleksitas masalah dan beban kerja sebagai presiden, gaji sebesar Rp 300 juta sudah wajar," ucap Trimedya, seperti dikutip PRFM, Kamis (17/9/2015). [caption id="attachment_165124" align="aligncenter" width="735"] Anggota DPR RI Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan (Viva)[/caption] Menurut Trimedya, jika dibandingkan dengan gaji kepala negara di negara-negara ASEAN, gaji Presiden Republik Indonesia sudah sepantasnya dinaikkan. "Gaji presiden kita kecil, coba bandingkan dengan gaji presiden di negara ASEAN saja, jauh sekali bedanya," katanya. "Kenaikan gaji presiden harus dilihat dari momentum,Bisa berlaku mulai 1 Januari 2016," tambah Trimedya. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk miskin di Indonesia per Maret 2015 mencapai 11,22% dari total penduduk atau mencapai 28,59 juta jiwa. Angka ini naik 310 ribu jiwa dari Maret 2014 yang mencapai 28,28 juta jiwa. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA