Berikut Kesepakatan Kapolri, MUI dan GNPF Mengenai Aksi 2 Desember

Mengenai aksi bela islam jilid III yang akan digelar pada tanggal 2 Desember mendatang, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berserta pimpinan MUI dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI bertemu dan membahasa mengenai hal tersebut. Seperti dikutip dari

Berikut Kesepakatan Kapolri, MUI dan GNPF Mengenai Aksi 2 Desember

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Mengenai aksi bela islam jilid III yang akan digelar pada tanggal 2 Desember mendatang,  Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berserta pimpinan MUI dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI bertemu dan membahasa mengenai hal tersebut. Seperti dikutip dari Detik, mereka menyepakati beberapa hal untuk aksi tanggal 2 Desember tersebut. Kapolri menjelaskan yang pertama adalah para demonstrasi sepakat aksi digelar di Monas pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Aksi tersebut hanya akan menggelar ibadah salat Jumat, zikir dan tausiyah semata. Serta para demonstran juga dilarang membawa sejata tajam dan sepakat tidak dilakukan di jalan protokol. Kapolri bahkan akan membantu menyiapkan segala kebutuhan untuk salat Jumat berjemaah pada aksi 212 nanti. Dewan Pembina Aksi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Habib Rizieq Shihab juga menambahkan bahwa aksi ini semata mengenai tuntutan agar pelaku penistaan agama ditahan oleh Polri. MUI juga menyarankan ide untuk rujuk nasional dengan berdialog antara pimpinan negara, tokoh ormas, ulama, dan masyarakat. GNPF sendiri berjanji bahwa aksi ini akan berlangsung damai dan berjanji akan pulangkan para umat dengan tertib. (Vina)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA