Waduh! Penderita HIV/AIDS di Subang Diprediksi Terus Meningkat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang memprediksi bahwa angka penderita HIV AIDS di Subang akan meningkat setiap tahunnya. Jika sampai Oktober 2014 saja terdapat 892 kasus, maka sampai akhir tahun 2014 kemungkinan bisa 9 ratus atau 1000 kasus. Teor

Waduh! Penderita HIV/AIDS di Subang Diprediksi Terus Meningkat

SUBANG,FOKUSJabar.com: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang memprediksi bahwa angka penderita HIV/AIDS di Subang akan meningkat setiap tahunnya. Jika sampai Oktober 2014 saja terdapat 892 kasus, maka sampai akhir tahun 2014 kemungkinan bisa 9 ratus atau 1000 kasus. "Teorinya satu kasus ditemukan sebanding dengan 99 kasus yang belum ditemukan. Artinya, angka 892 kasus itu sama dengan 80 ribu kasus yang belum ditemukan," kata Kabid P2PL Dinkes Subang dr. Maxi, Rabu (26/11/2014). Lebih lanjut Maxi mengungkapkan, hingga saat ini Subang berada pada urutan enam di Jabar jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak setelah Kabupaten Indramayu. Di posisi empat Cirebon, tiga Kota Bogor, dua Kabupaten Bekasi dan peringkat pertama Kota Bandung. [caption id="attachment_55130" align="aligncenter" width="478"] Ilustrasi (Foto: Web)[/caption] Dari 892 kasus di Subang, 442 kasus di antaranya menjangkit usia produktif antara 20 sampai 29 tahun. Dari 442 kasus itu di antaranya menjangkit 398 wanita pekerja seks komersial (PSK), 144 ibu rumah tangga, 14 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan lima kasus pelajar. "Dari jumlah itu, 15 persen di antaranya meninggal dunia," ungkap Maxi. Menurutnya, potensi tingkat penyebaran HIV/AIDS menjadi bahaya laten. Bahkan di Indonesia, penderita HIV/AIDS dalam kurun waktu dua sampai lima tahun dipastikan akan meninggal dunia. "Ciri-ciri orang yang terkena Aids, biasanya badannya panas dua bulan tidak hilang, diare terus menerus, berat badan turun sampai kurus, sariawan tidak pernah berhenti dan lainnya," jelasnya. (Gunawan/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA