Wabah Mematikan yang Tercatat dalam Sejarah

Sejak peradaban manusia berkembang, sejarah telah mencatat beberapa wabah penyakit yang paling parah menyerang manusia. Hal ini disebabkan oleh pengobatan medis yang belum memadai sehingga menyebabkan wabah dan tak sedikit nyawa terenggut. Ada beberapa w

Wabah Mematikan yang Tercatat dalam Sejarah

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sejak peradaban manusia berkembang, sejarah telah mencatat beberapa wabah penyakit yang paling parah menyerang manusia. Hal ini disebabkan oleh pengobatan medis yang belum memadai sehingga menyebabkan wabah dan tak sedikit nyawa terenggut. Ada beberapa wabah penyakit yang tercatat sejarah dan pernah tejadi diperadaban manusia, berikut adalah tiga diantaranya : 1. The black death (tahun 1348-1350) Wabah ini konon diakibatkan oleh gigitan tikus dan telah membunuh hampir dari 75 – 200 juta masyarakat Eropa. Saat terserang wabah ini, orang-orang akan mengalami demam tinggi yang dibarengi oleh muntah darah. Penderita pada umumnya meninggal 2 hari setelah terjangkit wabah ini. 2. Flu Spanyol (tahun 1918-1919) Wabah flu ini kabarnya telah membunuh 20 hingga 40 juta jiwa diseluruh dunia. Penyebarannya merata dari Eropa, Amerika, hingga ke kawasan Pasifik dan Arctic. Beda dengan flu biasa yang hanya membunuh 0,2 persen penderitanya, flu Spanyol sendiri bisa membunuh 20 persen orang yang terjangkit. 3. Wabah Justinian (tahun 541 SM) Pada zaman Bizantium Timur, sebanyak 25 juta orang tewas akibat gigitan tikus yang biasa disebut The Plague of Justinian. Kabarnya, saking mematikannya penyakit ini, masyarakat Konstatinopel pada masa itu meninggal dunia hingga 5000 orang setiap harinya. 4. Wabah Athena (Etiopia) - 429 SM Wabah Athena atau Plague of Athens merupakan penyakit epidemik mematikan yang awal mulanya terjadi di Yunani selama perang Peloponnesian pada tahun 430 SM. Para sejarawan tidak bisa memastikan plague macam apa yang terjadi karena merasa ragu dengan penyakit lainnya seperti typhoid, cacar, dan campak. Tapi setidaknya mereka yakin bahwa Plague of Athens ini merupakan bentuk lain dari Bubonic Plague. Penyakit ini diperkirakan menginfeksi orang sebanyak 75.000 sampai 10.000 orang perharinya dan hampir membunuh 25% dari populasi kota. Penyakit ini menyebar dengan sangat cepat sampai daerah Mesopotamia dimana cuaca saat itu sangat panas dan lembab. 5. Wabah Antonine (Eropa) - 165 SM Ketika pasukan Roma kembali dari Mesopotamia pada tahun 165, mereka tidak pulang dengan tangan hampa. Mereka tidak akan mengira bahwa pasukan mereka tersebut membawa salah satu penyakit paling mematikan sepanjang sejarah manusia. Bersama mereka, ikut pula sebuah penyakit mematikan yang membunuh lebih dari 5 juta orang dalam waktu 10 tahun. Wabah Antonie atau Antonie Plague, yang diperkirakan disebabkan oleh penyakit cacar. Pada tahun 251, sebuah penyakit mematikan kembali muncul di daerah Eropa. Karena gejala yang sangat serupa, banyak orang percaya bahwa ini merupakan kembalinya Wabah Antonine. Peristiwa tersebut sekarang dikenal dengan sebutan Plague of Cyprian, tercatat bahwa penyakit ini telah membunuh 5.000 orang per hari. 6.Kolera (India) - 1816 Dikenal juga sebagai salah satu penyakit mematikan dalam sejarah yang diketahui telah membuat jutaan orang kehilangan nyawanya antara tahun 1816 hingga tahun 1960. Sumber dari penyakit mematikan ini adalah disebabkan karena banyaknya orang yang mekomsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi oleh bakteri dengan nama ilmiah Vibrio Cholerae. Penyakit Kolera ini pertama kali muncul di India yang telah menyebabkan setidaknya 40 juta jiwa telah melayang antara tahun 1817 dan 1860. Penyakit mematikan ini kemudian menyebar sampai wilayah Eropa Barat dan Amerika. Bahkan pada permulaanya saja di pertengahan tahun 1800 diperkirakan bahwa Wabah Kolera telah merenggut nyawa ratusan ribu korban jiwa. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA