Pertolongan Pertama Atasi Sakit Perut Pada Anak

Sakit perut merupakan sakit yang umum diderita anak anak di rentang usia 4 8 tahun. Walau begitu adalah hal yang wajar apabila ibu merasakan panik saat si kecil jatuh sakit. Sakit perut yang menyerang si kecil biasanya disebabkan oleh keracunan makan

Pertolongan Pertama Atasi Sakit Perut Pada Anak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sakit perut merupakan sakit yang umum diderita anak-anak di  rentang usia 4-8 tahun. Walau begitu adalah hal yang wajar  apabila ibu merasakan panik saat si kecil jatuh sakit. Sakit perut yang menyerang si kecil biasanya disebabkan oleh keracunan makanan, sembelit, infeksi lambung dan lain-lain. Melansir  Vemale, berikut pertolongan pertama untuk mengatasi sakit perut pada anak : 1. Berikan jahe saat si kecil mengeluh sakit perut. Jahe mengandung antioksidan kuat yang disebut "Gingerol", yang membantu mengurangi ketidaknyamanan dan mual. Selain itu, sifat anti-inflamasi jahe meningkatkan cairan pencernaan dan menangkal asam lambung. Cobalah memberikan teh jahe untuk si kecil. Ini akan segera membuat perutnya terasa nyaman. 2. Letakkan bantal pemanas atau botol berisi air hangat pada perut si kecil dan biarkan ia berbaring di tempat tidur. Ini akan membantu mengurangi rasa sakit perut. Panas dari air ini akan membantu meningkatkan aliran darah ke permukaan kulit yang dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul di perut. 3. Berikan makanan yang hambar untuk menetralkan perut si kecil. Berikan yoghurt, roti, nasi, atau oatmeal. Hindari makanan berminyak dan pedas karena akan sulit dicerna. Makanan hambar tidak memicu muntah. Selain itu makanan lunak akan membantu saluran pencernaan anak kembali ke fungsi normal lebih cepat. 4. Beri si kecil minum banyak air putih pelan-pelan namun sering. Ibu harus tenang saat berhadapan dengan anak yang sangat rewel dan menangis saat menderita sakit perut, jangan terbawa emosi. Jangan pula memberikan anak obat-obatan tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, jika pertolongan pertama ini tak berhasil segeralah berkonsultasi dengan dokter. Semoga bermanfaat! (Cita Amalia)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA