Peneliti: Tahun 2050 Sebagian Manusia di Dunia Bermata Minus

Para peneliti yang berasal dari Holden Vision Institute mengatakan bahwa sejak tahun 1970 sampai tahun 2000, sejumlah kasus mata rabun hingga minum (miopia) mengalami peningkatan hingga lima kali lipat. Melihat keadaan seperti ini, diprediksikan pada ta

Peneliti: Tahun 2050 Sebagian Manusia di Dunia Bermata Minus

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Para peneliti yang berasal dari Holden Vision Institute mengatakan bahwa sejak tahun 1970 sampai tahun 2000, sejumlah kasus mata rabun hingga minum (miopia) mengalami peningkatan hingga lima kali lipat. Melihat keadaan seperti ini, diprediksikan pada tahun 2050 satu dari dua orang akan mengenakan kaca mata. Para peneliti masih belum mengetahui apa penyebab pastinya dalam kasus ini. Teori juga mengatakan bahwa mengapa orang matanya bisa minus berterbaran tapi tak ada yang benar-benar terkonfirmasi. "Proyeksi peningkatan miopia dan miopia parah yang ada sekarang dianggap karena gabungan faktor lingkungan dan gaya hidup yang minim aktivitas di luar ruangan. Genetik sepertinya juga berperan namun hal ini tak bisa menjelaskan mengapa ada peningkatan tren dalam jangka waktu yang pendek," tulis peneliti, Jumat (19/2/2016), seperti dikutip dari jurnal Opthalmology. Mata bayi yang baru lahir sebetulnya rabun dekat dengan bentuk agak pipih. Namun seiring waktu mata perlahan akan tumbuh dan berhenti saat bayangan yang jatuh di retina sudah fokus. Di jaman sekarang memang banyak sekali obat tetes mata yan bisa dipakai namun itu hanya bersifat sementara. Perlu studi lebih jauh lagi agar bisa ditemukan cara lain yang lebih efektif. (Vina)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA