Jangan Membentak! Ini Cara Baik Memberi Larangan Pada Anak

Memiliki anak balita memang menyenangkan, tingkah lucu dan menggemaskan mereka mampu membuat kita betah berlama lama mengajak mereka bermain. Tapi berhati hatilah dalam mengasuh anak usia balita karena mereka cenderung suka melakukan banyak aktivitas. Or

Jangan Membentak! Ini Cara Baik Memberi Larangan Pada Anak

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Memiliki anak balita memang menyenangkan, tingkah lucu dan menggemaskan mereka mampu membuat kita betah berlama-lama mengajak mereka bermain. Tapi berhati-hatilah dalam mengasuh anak usia balita karena mereka cenderung suka melakukan banyak aktivitas. Orang tua dituntut untuk sabar dan telaten dalam mengasuh balita. Tidak mudah memang saat gerak fisik anak yang sangat aktif, saat seperti ini sebaiknya orang tua dituntut lebih tenang dan tidak banyak memberikan larangan pada si kecil apalagi membentak karena tidak akan menyelesaikan masalah. Nah, seperti dilansir vemale, berikut adalah cara untuk memberikan larangan kepada si kecil tanpa perlu membentak. Yuk, simak penjelasannya : 1. Larang dengan Kalimat Pendek Saat memberikan larangan pada si kecil, hindari memakai kalimat yang panjang. Larang si kecil dengan kalimat yang pendek, singkat dan padat. Kalimat yang panjang akan membuat si kecil sulit untuk memahami kata-kata. Kalimat yang tegas akan membantu si kecil untuk mengetahui mana larangan dan yang boleh dlakukan. 2. Stop Banyak Larangan Terlalu banyak melarang si kecil justru membuat si kecil tertekan bahkan dibeberapa kasus, ada anak yang malahan semakin tertantang untuk berbuat hal yang dilarang karena rasa penasaran mereka yang besar. Bebaskan si kecil untuk berkreativitas. Cukup berikan tanggapan untuk hal yang tidak bahaya. Orang tua cukup melarang hal yang berbahaya bagi si kecil. 3. Hindari Jawaban Ya atau Tidak Saat melarang si kecil hindari memberi jawaban ya atau tidak. Berikan si kecil pilihan dan alternatif saat orang tua ingin melarang. Pilihan akan membuat si kecil lebih bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. 4. Tunjukkan Alasan Saat melarang si kecil melakukan satu hal, berikan alasan yang logis. Jelaskan mengapa orang tua melarang. Latih si kecil untuk menerima alasan-alasan yang logis, hal ini akan membantu mengembangkan pola pikirnya. Memberikan alasan yang logis juga akan melatih pola pikir si kecil. 5. Katakan Tidak Jika Hanya Terpaksa Dari keempat hal di atas mungkin orang tua sedang tidak dapat mengkondisikan si kecil, agar dapat menuruti permintaan orang tua. Maka tidak ada salahnya orang tua mengucapkan kata tidak. Nah, yang terpenting jangan mengatakan kata tidak dengan nada tinggi. Hindari mengucapkannya dengan nada emosional. Selamat mencoba dan semoga berhasil! (Cita Amalia)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA