Ikan Ini Kaya Protein dan Bisa Berubah Jenis Kelamin

Belut Sawah Moa Lindung (Monopterus albus) sejenis ikan anggota suku Synbranchidae, ordo Synbranchiiformes yang mempunyai nilai ekonomi dan ekologi. Ikan ini dapat dikonsumsi dan mengandung banyak gizi. Belut merupakan jenis ikan yang bisa berubah kelami

Ikan Ini Kaya Protein dan Bisa Berubah Jenis Kelamin

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Belut Sawah/Moa/Lindung (Monopterus albus) sejenis ikan anggota suku Synbranchidae, ordo Synbranchiiformes yang mempunyai nilai ekonomi dan ekologi. Ikan ini dapat dikonsumsi dan mengandung banyak gizi. Belut merupakan jenis ikan yang bisa berubah kelamin (hermaprodit). Diusia muda berjenis kelamin betina, lalu ketika tua berubah menjadi jantan. Secara ekologi, dapat dijadikan indikator pencemaran lingkungan karena hewan ini mudah beradaptasi. Lenyapnya belut menandakan kerusakan lingkungan yang sangat parah telah terjadi. Belut adalah predator ganas di lingkungan rawa dan sawah. Makanannya, ikan kecil, cacing dan krustasea. Belut dapat mengambil oksigen langsung dari udara dan mampu hidup berbulan-bulan tanpa air, asalkan lingkungannya tetap basah. Terlebih, mampu menyerap oksigen lewat kulitnya. Kebiasaaannya adalah bersarang di dalam lubang berlumpur dan menunggu mangsa yang lewat. Walaupun berasal dari daerah tropika, belut sawah diketahui dapat bertahan hidup melewati musim dingin dengan suhu sangat rendah. Belut sawah berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara Barat. Konon, kini hidup di rawa-rawa Hawaii, Florida dan Georgia Amerika Serikat dan dianggap sebagai hewan invasif. Kandungan gizi pada daging Belut Kandungan protein yang tinggi, mineral, vitamin juga lemak pada belut sama halnya seperti kandungan pada manfaat ikan, karena belut merupakan bagian dari jenis ikan. Berikut kandungan gizinya: Kalori (cal) 303, Protein (gr), 14, Lemak (gr) 27, Fosfor (mg) 200, Kalsium (mg) 20, Zat Besi (mg) 20, Vitamin A (SI) 1600, Vitamin B (mg) 0,1, Vitamin C (mg) 2 dan air (gr) 58. Belut juga bagus untuk kesehatan mata, perkembangan fungsi jaringan saraf, membantu membentuk protein, hormon serta membantu menormalkan tekanan darah pada otak. Sehingga dapat menurunkan resiko terkena pembekuan darah pada otak. Arginin yang terkandung didalam belut memiliki fungsi yang penting yaitu melakukan penghambatan terhadap pertumbuhan sel kanker payudara. mengonsumsi belut dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung serta penyempitan pembuluh darah. Bagi anda yang mengidap kolesterol, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi belut. Pasalnya, Belut mengandung lemak yang sangat tinggi. Sumber: Net (Bambang Fouristian)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA