Hii..! Dipatuk Ular Berujung pada Amputasi

Sebagian orang mungkin tidak mengenal jenis ular yang satu ini, karena memang penyebarannya di Indonesia hanya di wilayah Karimun Jawa, dan perbatasan Jawa barat dengan Jawa Tengah. Ini merupakan jenis ular tanah yang cukup ditakuti karena kemampuan b

Hii..! Dipatuk Ular Berujung pada Amputasi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sebagian orang mungkin tidak mengenal jenis ular yang satu ini, karena memang penyebarannya di Indonesia hanya di wilayah Karimun Jawa, dan perbatasan Jawa barat dengan Jawa Tengah. Ini merupakan jenis ular tanah yang cukup ditakuti karena kemampuan bisanya yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan berujung pada amputasi. Ular ini masuk pada spesies anggota marga Calloselasma, dan di wilayah penyebaran di pulau Jawa termasuk pada ordo C. r. rhodostom. Dengan bentuk kepala segitiga dan meruncing kearah depan mirip mata anak panah dengan pola warna di atas kepala putih di kedua sisinya. [caption id="attachment_181096" align="aligncenter" width="740"] Ilustrasi (web)[/caption] Ukuran dan warna ular serta bentuk badannya yang sedikit fenomenal ketika berada pada posisi siap mematuk mampu membuat binatang yang satu ini berkamuflase dengan baik. Ular tanah yang banyak sebutannya ini di kepulauan Karimun Jawa dikenal dengan nama edor, adapun disebut dengan oray lemah, oray gibug, atau bandotan bedo. Sementara itu di dunia internasional ular ini dikenal dengan nama Malayan Fit Viper dikarenakan tubuhnya akan dibuat pipih ketika menyerang. Hal itu dilakukannya untuk berkamuflase dan beraerodinamis ketika melayang menyergap mangsanya. Ular ini bersifat nocturnal atau aktif di malam hari. Namun saat di siang hari ketika ular ini sedang beristirahat, sifat agresif akan muncul ketika bayangan manusia ataupun hewan lainnya yang melintas menimpa tubuhnya seketika itu juga ular ini akan menyergap. Dari beberapa kasus yang terjadi, dari sekitar 700 laporan akibat gigitan ular ini setiap tahunnya di wilayah semenanjung Malaya hanya sekitar 2% yang menyebabkan kematian. (HW/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA