Anak-anak berkurban sapi dengan dana hasil menabung setahun

Tujuh orang anak sekolah SD dan SMP di Bogor menyisihkan uang jajan setiap hari untuk berkurban seekor sapi saat Idul Adha

Anak-anak berkurban sapi dengan dana hasil menabung setahun

Tujuh orang anak di Kota Bogor, Jawa Barat, tidak mau kalah dari orang dewasa dalam menunjukkan kepedulian pada sesama di hari raya Idul Adha.

Layaknya orang dewasa, anak-anak berusia delapan hingga 18 tahun ini juga ikut berkurban. Bahkan anak-anak tersebut berkurban seekor sapi dengan berat hampir setengah ton. 

Yang membikin terharu, dana untuk membeli sapi diperoleh dari hasil menabung selama setahun.

Tujuh orang anak itu menyisihkan uang jajan mereka setiap hari agar bisa mewujudkan impian mereka berkurban yang di hari raya Idul Adha.

“Meski kami anak-anak, kami juga ingin berbagi kepada masyarakat,” kata Antoni, (12) salah satu anak yang ikut patungan sapi saat ditemui Anadolu Agency, pada Minggu, di Bogor, Jawa Barat.

Antoni menceritakan, ide patungan sapi datang dari temannya bernama Abu Bakar (13). Ajakan itu dilontarkan oleh Abu Bakar kepada teman-temannya di Masjid As-Salaf, Gang Ardio, Kota Bogor, pada September tahun lalu.

Saat itu mereka sepakat agar setiap anak menabung 10 ribu rupiah setiap hari selama sekitar 10 bulan.

Pada awalnya ada 13 anak yang bersepakat menabung dengan target membeli 2 ekor sapi. Tapi di tengah jalan, beberapa orang mengundurkan diri dengan berbagai alasan.

Pada akhirnya cuma tujuh anak yang tetap kompak menabung hingga terkumpul dana yang cukup untuk membeli seekor sapi.

Ketujuh orang yang tetap bertahan menabung sampai akhir ialah Antoni (12), Abu Bakar Sidik (13), Zhilal (11), Syauqi (11), Fauzan (11), Sukatma (12), dan Yudi (18).

Kata Antoni, para orang tua mendukung usaha mereka. Bahkan ibu salah seorang peserta, yakni Fauzan, bersedia mengumpulkan uang anak-anak tersebut.

Pada Juni 2019 ketujuh anak ini berhasil mengumpulkan uang senilai Rp21,7 juta.

“Jadi setiap anak menabung sekitar 3 juta seratus ribu rupiah,” ujar Antoni yang duduk di kelas 1 SMP ini.

Dengan uang itu mereka membeli seekor sapi jenis Kupang dengan berat 425 kilogram, seharga 21 juta rupiah.

Kata Antoni, si penjual sapi terharu dengan perjuangan mereka mengumpulkan uang selama hampir setahun.

“Akhirnya kami dapat diskon 1 juta rupiah,” kata Antoni seraya tersenyum.

Motivasi untuk yang lain

Kata Antoni, keberhasilan mereka membeli sapi membuat teman-teman sebayanya ikut bersemangat. Saat ini, katanya, sudah ada 14 anak yang mulai menabung untuk membeli sapi agar bisa berkurban pada tahun depan.

Syam Makmur, salah satu orang tua ketujuh anak, bangga dengan kegigihan anak-anak tersebut.

Syam mengatakan, usaha keras anak - anak itu menjadi bahan introspeksi para orang tua seperti dia.

“Saya bersyukur dan bangga dengan inisiatif mereka. Kami orang tua tidak semuanya bisa seperti mereka,” kata Syam.

Bukan hanya orang tua yang bangga, anak-anak tersebut juga merasa bangga sekaligus sedih.

“Saya merasa sedih, karena saya sayang dengan sapi itu,” pungkas Antoni.


TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA