Wagub Jabar: Ciamis Harus Bercermin dari Bencana Alam Garut

September 2016 lalu Jawa Barat berduka dengan adanya bencana banjir bandang di Kabupaten Garut. Sedikitnya 34 orang meninggal dunia akibat terseret amukan arus Sungai Cimanuk. Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar (Demiz) peringatkan warga Kabupate

Wagub Jabar: Ciamis Harus Bercermin dari Bencana Alam Garut

CIAMIS, FOKUSJabar.com : September 2016 lalu Jawa Barat berduka dengan adanya bencana banjir bandang di Kabupaten Garut. Sedikitnya 34 orang meninggal dunia akibat terseret amukan arus Sungai Cimanuk. Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar (Demiz) peringatkan warga Kabupaten Ciamis agar bercermin dari kejadian bencana Garut dengan menjaga kelestarian lingkungan. “Maka dari itu kita semua harus belajar dari Garut. Rusakya hulu Sungai Cimanuk membuat air hujan tidak terserap dengan baik, karena pepohonannya tidak ada,” katanya usai meghadiri acara GOi Green yang diselenggarakan Organisasi Masyarakat Oi di Paumbangan Ciamis, Sabtu (4/2/2017). Menurutnya, Garut adalah kabupaten yang sebagian besar wilayahnya adalah hutan. Karena banyak pengalihan lahan hutan dan penebangan liar membuat Garut rawan bencana alam banjir bandang. “Sekarang pohon-pohonnya sudah tidak selebat dahulu. Makanya kalau ada hujan pasti terjadi arus besar di Sungai Cimanuk,” tuturnya. Demiz menegaskan, kegiatan penanaman pohon, adalah salah satu cara untuk menyelamatkan kita dari bencana alam. “Mari tanam pohon untuk kehidupan kita dan anak cucu kita kelak,” ajaknya. Kabupaten Ciamis memiliki hutan Gunung Syawal yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Ciamis. Apabila tidak dilestarikan pohonnya, menurut Deddy, akan menjadi sumber bencana bagi rakyat Tatar Galuh ini. “Ciamis ini sudah indah dengan banyaknya wilayah pegunungan. Kalau tidak kita jaga pohonnya pasti alam akan menjadi malapetaka,” pungkasnya. (Ibenk/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA