Terserang Virus, Bawang Cirebon Mati

Sejumlah petani bawang di Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon harus bersabar. Masa panen kali ini gagal. Kondisi cuaca selama 2016 2017 ini dianggap menjadi penyebab bawang terkena hama dan gagal panen. Alhasil, hampir seluruh tanaman bawang mati. Ngga

Terserang Virus, Bawang Cirebon Mati

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah petani bawang di Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon harus bersabar. Masa panen kali ini gagal. Kondisi cuaca selama 2016-2017 ini dianggap menjadi penyebab bawang terkena hama dan gagal panen. Alhasil, hampir seluruh tanaman bawang mati. "Nggak tau hama apa, di sini petani menyebutnya hama grandong," kata Oman salah seorang petani bawang, Kamis (2/1/2017). Hama grandong itu bisa membuat bawang mati begitu saja, daunnya menguning dan kering. Bahkan bawang bisa membusuk jika dibiarkan. Sejauh ini belum ada obat untuk mencegah terjadinya hama tersebut. Namun, biasanya para petani memilih membabat habis tanaman bawang yang sudah terserang hama dengan racun agar tidak merambah ke tanaman yang lain. "Faktor utamanya cuaca yang kurang baik di musim sekarang. Ini tetangga saya saja tanamannya dibiarkan tak diurus lagi karena kondisi bawang belum cukup umur sudah terkena virus," kata Oman saat ditemui di kebunnya. Tidak hanya itu, hama pun menyerang bawang yang seharusnya sudah dipanen, akibatnya petani rugi RP20 juta. Meski demikian, pihaknya bersyukur tidak semua bawang milik petani terserang virus. "Ya Alhamdulillah masih bisa merasakan panen meski sedikit. Soalnya banyak petani yang tak merasakan panen karena dalam satu minggu saja bawang sudah langsung pada mati," kata Oman. Petani bawang lainnya, Yusuf (48 tahun) merasakan hal yang sama. Para petani saat ini merugi antara Rp15 hingga Rp40 juta. Jika di luar desanya seperti di Desa/Kecamatan Pangenan yang setiap petani menanam hingga 3-5 ton bawang, kerugiannya jauh lebih besar. "Kalau saya sendiri hanya dua kwintal tanamnya. Musim panen sekarang petani lagi pada hancur, saya saja hanya menjual Rp2 juta. Nggak seperti tahun lalu, kondisi cuaca normal, kualitas bawang baik dan petani pun pada untung," kata Yusuf. (Panji/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA