Petisi Tolak Donald Trump ke Inggris Capai Sejuta Pendukung

Inggris menjadi salah satu negara yang paling vokal menolak kebijakan eksekutif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tentang larangan masuk bagi warga dari tujuh negara mayoritas Muslim ke AS. Sebuah petisi di situs resmi pemerintah dan DPR beris

Petisi Tolak Donald Trump ke Inggris Capai Sejuta Pendukung

INGGRIS, FOKUSJabar.com : Inggris menjadi salah satu negara yang paling vokal menolak kebijakan eksekutif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tentang larangan masuk bagi warga dari tujuh negara mayoritas Muslim ke AS. Sebuah petisi di situs resmi pemerintah dan DPR berisikan larangan Trump untuk masuk ke Inggris, berhasil meraup sejuta tanda tangan. Besarnya dukungan petisi tersebut datang usai media memberitakan Trump telah menandatangani perintah eksekutif tersebut pada akhir pekan kemarin. Graham Guest, seorang pengacara asal Inggris yang merupakan penggagas petisi tersebut, tak menyangka petisi itu cepat mendulang suara. Guest mengatakan, tidak ada masalah atau kebijakan spesifik yang mendasarinya membuat petisi tersebut. "Petisi itu murni dibuat hanya karena sosok Trump. Mungkin larangan imigrasi Trump semakin membuat marah orang dan mereka ingin membuat dia merasakan bagaimana rasanya ditolak masuk oleh suatu negara," ungkap Guest seperti dikutip CNN pada Selasa (31/01/2017). Petisi ini sebenarnya telah dibuat sejak November lalu sebagai respons retorika dan pernyataan kontroversial Trump mengenai kaum Muslim dan sentimennya kepada imigran. Petisi ini awalnya hanya meraup 372 tanda tangan dalam dua bulan pertama. Seiring waktu dan langkah kontroversial Trump, petisi ini terus meraup tanda tangan lebih banyak lagi. Petisi tersebut menuturkan, kunjungan Trump ke Inggris tidak akan diterima jika lawatannya itu digelar secara resmi sebagai kepala pemerintahan. Kunjungan resmi Trump ke Inggris dianggap memalukan bagi Ratu Elizabeth. (Agung/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA