Maksud Hati Menolong Karib, Santri Ponpes Cililin Ini Tewas Tenggelam di Waduk Saguling

Haidar Mansur (19), salah satu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Cililin, Kabupaten Bandung Barat tewas tenggelam saat berusaha menolong dua karibnya di aliran waduk Saguling, Senin (12 12 2016) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian bermula saat korban ber

Maksud Hati Menolong Karib, Santri Ponpes Cililin Ini Tewas Tenggelam di Waduk Saguling

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com : Haidar Mansur (19), salah satu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Cililin, Kabupaten Bandung Barat tewas tenggelam saat berusaha menolong dua karibnya di aliran waduk Saguling, Senin (12/12/2016) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian bermula saat korban bersama dua teman sesama santri, Prasetia Ilyas (18) dan Abdul Ajid (18) berencana memancing ikan di genangan waduk Saguling menggunakan rakit bambu. Keberadaan rakit tersebut berjarak 50 meter dari bibir waduk. Dua santri pun berinisiatif berenang untuk mencapai rakit. Namun, baru mencapai 25 meter, kedua teman korban kelelahan dan berusaha berenang memutar balik ke lokasi semula. Korban yang saat itu menunggu di tepi waduk spontan berupaya menolong keduanya dengan menceburkan diri berniat menjemput keduanya. Malang tak dapat disangka, alih-alih menolong justru dirinya yang tenggelam hingga tewas. Sementara kedua temannya selamat sampai di tepi waduk. Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi menerangkan dalam siaran persnya, korban tewas merupakan warga Kampung Doyong, RT02/08,  Desa Sirnarjaya, Kecamatan Gunung Halu yang sedang menuntut ilmu di Ponpes Cililin. " Setelah menerima laporan, petugas melakukan pencarian menggunakan speed boat, hingga satu jam kemudian korban ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelamnya," ungkapnya. Polisi membawanya ke RS Cililin dan keluarga korban yang datang telah menandatangai surat pernyataan bahwa tidak akan dilakukan otopsi serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (Tri/Bambang)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA