Kurang SDM, Akreditasi Puskesmas di Ciamis Terkendala

Kurangnya sumber daya manusia (SDM) menghambat kelancaran akreditasi puskesmas di Kabupaten Ciamis. Kondisi SDM turut jadi item yang dinilai dalam akreditasi puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Ciamis Engkan Iskandar menjelaskan, tahun ini ada tiga puske

Kurang SDM, Akreditasi Puskesmas di Ciamis Terkendala

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Kurangnya sumber daya manusia (SDM) menghambat kelancaran akreditasi puskesmas di Kabupaten Ciamis. Kondisi SDM turut jadi item yang dinilai dalam akreditasi puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Ciamis Engkan Iskandar menjelaskan, tahun ini ada tiga puskesmas yang diajukan untuk diakreditasi yaitu Puskesmas Cijeungjing, Kawali dan Cipaku. Tahun sebelumnya juga ada puskesmas yang diajukan untuk diakredati tapi belum ada hasilnya yaitu Puskesmas Ciamis. "Memang untuk mencapai hasil akreditasi kami jauh karena kekurangan SDM masih jauh, meskipun demikian kami tetap mengajukan puskesmas untuk diakreditasikan," ucapnya. Kondisi saat ini dokter yang ada di puskesmas rata-rata ada dua bahkan ada satu di beberapa puskesmas padahal idealnya harus ada tiga dokter dalam satu puskesmas itu. Terlebih lagi di puskesmas rawat inap harus tiga sedangkan di Ciamis masih ada puskesmas yang rawat inap hanya dengan dua dokter. "Harusnya dua dokter umum dan satu dokter gigi, kami juga masih kekurangan tenaga kesehatan lainnya seprti apoteker dan analis laboratarium puskesmas," ujarnya. Kata Engkan, di Ciamis sekarang sudah ada 18 puskesmas yang rawat inap dan tahun 2015 ini ada dua puskesmas yang sedang dibangun ditinggkatkan menjadi puskesmas rawat inap. "Kalau dari segi sarana kami terus tingkatkan akan tetapi untuk SDM mungkin itu agak kesulitan dan kebijakan dari kepala daerah sendiri untuk menambah tenaga kesehatan," katanya. (AA/DEN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA