Gubernur Berikan 40 Catatan Terhadap Dratf Anggaran Pemkot Bandung 2017

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memberikan sekitar 40 catatan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terkait draf Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017. Catatan yang merupakan hasil evaluasi gubernur tersebut terkait pos peng

Gubernur Berikan 40 Catatan Terhadap Dratf Anggaran Pemkot Bandung 2017

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memberikan sekitar 40 catatan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terkait draf Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017. Catatan yang merupakan hasil evaluasi gubernur tersebut terkait pos penganggaran dan program kerja diberbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Bandung. Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Yossi Irianto mengaku, catatan dari hasil evaluasi gubernur sudah diterima Pemkot Bandung pada akhir Januari 2017 lalu. Pihaknya pun sudah memprediksi akan ada catatan dari hasil evaluasi gubernur. Hal ini tidak terlepas dari perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru berdasarkan PP No 18 tahun 2016. “Dengan perubahan SOTK baru ini kan masih ada beberapa SKPD yang memang satuan kerja (satker)-nya belum dibentuk. Jadi kami sudah prediksi akan ada catatan dari hasil evaluasi gubernur,” ujar Yossi saat ditemui di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Jalan Sadang Tengah, Sadang Serang Kota Bandung, Kamis (2/2/2017). Dari hasil evaluasi gubernur terkait draft APBD Kota Bandung tahun 2017 tersebut, beberapa hal yang menjadi catatan diantaranya terkait pendapatan sebanyak 19 catatan dan terkait penganggaran sekitar 26 poin. ‎"Catatan ini harus segera dievaluasi Pemkot Bandung dan kami pun sudah melakukan rapat terkait hal ini dengan pihak legislatif," terangnya. Meski terdapat 40 catatan dari lebih dari 200 poin yang termaktub di draf, Yossi memastikan jika tidak akan ada pengurangan untuk APBD Kota Bandung 2017 y‎ang mencapai Rp6,5 triliyun. Pasalnya, total anggaran tersebut sudah menjadi pagu dan sudah final. "Hanya saja, di beberapa pos anggaran, untuk alirannya saja yang harus disinkronisasi dengan aturan yang ada,” tambahnya. Untuk itu, pihaknya pun akan secepatnya menyelesaikan persoalan ini secara marathon. Dengan demikian, tidak mengganggu program kerja di Pemkot Bandung yang sudah harus mulai berjalan. "Kita targetkan secepat-cepatnya akan kami selesaikan. Yang penting catatan evaluasi itu tidak menyangkut masalah yang prinsipil hanya soal pengalokasian anggaran saja jadi tidak terlalu berat,” tegasnya. (Ageng/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA