Emil Dukung Nominasi Pencak Silat Jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

Duta Besar Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia di UNESCO Fauzi Soelaeman memaparkan program yang akan digelar UNESCO kepada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Salah satunya menominasikan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia pada t

Emil Dukung Nominasi Pencak Silat Jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Duta Besar/Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia di UNESCO Fauzi Soelaeman memaparkan program yang akan digelar UNESCO kepada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Salah satunya menominasikan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia pada tahun 2019. "Insya Allah, Pencak Silat ini akan dimasukan sebagai Warisan Bidaya Tak Benda ke UNESCO pada tahun 2018 untuk nominasi di tahun 2019. Untuk melakukan itu, biasanya ada acara mengenai Pencak Silat dan pertunjukan yang akan kita lakukan di bulan Me 2017 ini. Dan saya ke sini untuk menyampaikan programnya sekaligus minta dukungan ke Pak Wali, Alhamdulillah menyetujui," kata Fauzi saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Sabtu (4/2/2017). Dia mengatakan bahwa Kota Bandung dipilih karena sebagai Ibu Kota Jawa Barat. Dirinya pun sempat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Paris tahun 2015. "Selain itu, Bandung pun sudah tercatat dalam UNESCO Creative City Network sejak 15 Desember 2015. Dan dari Indonesia itu, Alhamdulillah ada dua kota yang tercatat di UNESCO, yakni Kota Bandung dan Pekalongan," terangnya. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun menyatakan dukungannya terhadap sejumlah program yang telah dipaparkan Dota Besar /Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia di UNESCO Fauzi Soelaeman. Termasuk menominasikan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. "Sebagai yang mewakili budaya Sunda, saya mendukung. Ada hal-hal lain yang kita dukung untuk diplomasi budaya selain Pencak Silat, salah satunya kita ingin angklung yang bisa kita hadiahkan kepada UNESCO. Di UNESCO itu kan ada ruang-ruang yang menampilkan karya budaya. Dan angklung identik dengan tatar parahyangan dan kita juga akan berikan angklung dua tipe yaitu angklung set dan angklung robot," kata Ridwan Kamil. Tidak hanya itu, pihaknya pun akan mendukung jika Kota Bandung dipercaya oleh komunitas Pencak Silat untuk mengirimkan dan mewakili diplomasi tersebut. Pihaknya siap mengirimkan Pencak Silat yang tidak hanya dari sisi bela dirinya saja, tapi juga dengan ibing (tari) dan musik tradisional khas Pencak Silat. "Kalau hanya bela diri saja kan saingannya banyak. Ini mah pencak silat, beladiri yang ada ibingnya juga kan. Itu melestarikan musik tradisinya juga. Bajunya juga bisa didekor-dekor jadi bisa melestrikan seni busana tradisional. Dan Bandung saya kira banyak potensi disana. Doa kita yang penting mah berhasil. Diplomasi berjalan terus," tegasnya. (Ageng/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA