Bakteri Bermutasi Sebabkan Malaria di Inggris Kebal Obat

Para ilmuwan Inggris menyatakan, obat yang digunakan untuk kasus malaria di Inggris sudah tidak lagi ampuh. Akibatnya, empat pasien malaria harus mencari pengobatan alternatif. Melansir Telegraph, Kamis (02 02 2017), menurut penelitian yang dilakukan L

Bakteri Bermutasi Sebabkan Malaria di Inggris Kebal Obat

INGGRIS, FOKUSJabar.com : Para ilmuwan Inggris menyatakan, obat yang digunakan untuk kasus malaria di Inggris sudah tidak lagi ampuh. Akibatnya, empat pasien malaria harus mencari pengobatan alternatif. Melansir Telegraph, Kamis (02/02/2017), menurut penelitian yang dilakukan London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) kagagalan obat tersebut karena strain Plasmodium penyebab penyakit Malaria kebal pada obat atau resistansi. Resistansi tersebut menurut temuan para ahli, utamanya terdapat pada kandungan artemether-lumefantrine atau AL yang terkandung dalam obat malaria. Pemimpin penelitian Colin Sutherland mengatakan, menangani pasien malaria dengan pemberian obat AL menjadi salah satu rekomendasi umum di Inggris. Namun rekomendasi tersebut kini patut dikaji ulang. "Beruntungnya, obat efektif lainnya masih tersedia. Tapi, banyak pasien yang mengobati diri sendiri dengan obat ini dan memungkinkan munculnya lebih banyak kasus gagal terobati," kata Sutherland. "Para dokter harus waspada terhadap kegagalan kemungkinan obat berbasis artemisinin atau AL, dan dokter juga harus membantu pengumpulan informasi rinci tentang hal ini," tambahnya. Sutherland juga mengakui, saat ini dibutuhkan upaya bersama untuk memantau hasil penggunaan obat AL pada pasien malaria. Hal ini akan menentukan sejauh mana ketidakefektifan obat malaria tersebut. Sementra itu CNN memberitakan, berdasarkan statistik terbaru dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), menunjukkan sekitar 3,2 milyar orang atau hampir setengah dari populasi dunia berisiko terjangkit malaria. Seperti diketahui, malaria dapat disebabkan oleh gigitan nyamuk tunggal dan bisa berakibat fatal dalam kasus yang paling ekstrim. Gejala lain malaria adalah demam, berkeringat dan menggigil, sakit kepala, muntah dan nyeri otot. (Agung/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA