Alun-Alun Dipakai Kencan, DPRD : Satpol PP Giat Patroli

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Rachmat Soegandar mengaku prihatin Alun alun Kota Tasikmalaya sering dijadikan tempat kencan oleh muda mudi. Pihaknya pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk lebih meningkatkan jadwal Patroli di

Alun-Alun Dipakai Kencan, DPRD : Satpol PP Giat Patroli

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Rachmat Soegandar mengaku prihatin Alun-alun Kota Tasikmalaya sering dijadikan tempat kencan oleh muda mudi. Pihaknya pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk lebih meningkatkan jadwal Patroli di kawasan tersebut. "Saya berharap Satuan polisi pamong praja melakukan pengawasan dengan melakukan giat patroli ke kawasan tersebut, sehingga segala bentuk tindakan yang tidak diinginkan bisa terkontrol," ungkap Rachmat Soegandar, Kamis (17/9/2015). [caption id="attachment_164950" align="aligncenter" width="735"] Sepasang kekasih sedang memadu asmara, dan tidak pernah menghiraukan situasi sekitar Alun-alun Kota Tasikmalaya. (Foto : Nanang Yudi)[/caption] Sebagaimana diketahui, Tasikmalaya sedari dulu terkenal dengan julukan 'Kota Santri'. Namun dibalik itu, tersimpan segudang misteri dan permasalahan tentang perilaku kehidupan masyarakat yang sesungguhkan. Bahkan tersirat kabar banyak sekali penyimpangan akhlak dari warganya. "Memang banyak orang pacaran di sini (Alun-alun) bahkan kebanyakan anak sekolah, mereka sudah tidak malu-malu lagi, (maaf) peluk-pelukan, ciuman," ungkap Jack, seorang yang biasa menyewakan Atopet di Alun-alun Kota Tasikmalaya. Tidak hanya itu, kata Jack, disini juga sering terjadi perkelahian antara pemuda. Awalnya mereka menenggak minuman keras sehingga mabok kemudian akhirnya pada ribut. "Apalagi sebelum memakai penerangan di alun-alun ini, banyak sekali kejadian yang dilakukan oleh para muda-mudi, sampai sering ditemukan kondom yang berserakan," paparnya. Menurut informasi yang masuk ke FOKUSJabar.com, di Kota Tasikmalaya juga terdapat komunitas penyuka sesama jenis atau dikenal Gay dan Lesbi. Keberadaannya pun sangat santer sehingga menjadi pembicaraan dikalangan masyarakat. (Nanang Yudi/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA