Trump Cabut Sanksi jika Rusia Kurangi Senjata Nuklir

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan penghentian sejumlah sanksi terhadap Rusia dengan syarat Presiden Vladimir Putin mengurangi kesepakatan senjata nuklir milik Rusia. Trump menyebut Rusia mengalami kerugian besar akibat sanksi

Trump Cabut Sanksi jika Rusia Kurangi Senjata Nuklir

AMERIKA SERIKAT, FOKUSJabar.com : Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan penghentian sejumlah sanksi terhadap Rusia dengan syarat Presiden Vladimir Putin mengurangi kesepakatan senjata nuklir milik Rusia. Trump menyebut Rusia mengalami kerugian besar akibat sanksi yang dijatuhkan AS. Dengan pengurangan sanksi ini, Trump berharap Dengan pengurangan sanksi tersebut akan banyak rakyat Rusia yang diuntungkan. "Mereka punya sanksi atas Rusia. Kami lihat apakah kami dapat membuat sejumlah kesepakatan baik dengan Rusia. Satu hal yang penting, saya pikir senjata nuklir harus dikurangi dengan jauh lebih substansial. Itu bagian dari ini," kata Trump kepada Times of London, Minggu (15/01/2017). Dalam wawancara tersebut, Trump juga mengkritik intervensi Rusia dalam perang sipil Suriah. Menurutnya, intervensi tersebut sangat buruk dan memicu situasi kemanusiaan yang sangat parah. Beberapa tahun belakangan, AS menjatuhkan sejumlah sanksi pada Rusia akibat pencaplokan Crimea dari Ukraina. Sementara itu CNN memberitakan, Trump akan menunjuk Jared Kushnery ang merupakan menantunya untuk menengahi perjanjian damai di Timur Tengah. Di samping itu, Trump juga memuji Ratu Elizabeth. DIa berharap kesepakatan dagang kedua negara dapat segera rampung pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa. "Kami akan bekerja sangat keras untuk menyelesaikannya. Bagus untuk kedua belah pihak. Saya akan bertemu dengan (PM Inggris, Theresa May). Ia meminta bertemu dan kami akan bertemu setelah saya di Gedung Putih. Saya kira, kami akan menyelesaikannya dengan cepat," kata Trump, sebagaimana dikutip Reuters. (Agung)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA