Terkena Imbas Kabut Asap, Malaysia Tutup Sekolah

Pemerintah Malaysia pada hari ini, Selasa (15 9 2015), memutuskan untuk menutup sekolah di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Hal itu dilakukan lantaran kian pekatnya kabut asap dari kebakaran hutan di wilayah provinsi Riau dan Kalimantan dalam beberapa hari t

Terkena Imbas Kabut Asap, Malaysia Tutup Sekolah

FOKUSJabar.com: Pemerintah Malaysia pada hari ini, Selasa (15/9/2015), memutuskan untuk menutup sekolah di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Hal itu dilakukan lantaran kian pekatnya kabut asap dari kebakaran hutan di wilayah provinsi Riau dan Kalimantan dalam beberapa hari terakhir. Kementerian Pendidikan Malaysia menutup sekolah di kawasan Kuala Lumpur, Putrajaya, dan tiga negara bagian lain akibat terdampak polusi asap. Setidaknya 2.045 sekolah di Malaysia diliburkan, seperti dilansir AFP. Lebih dari 52 stasiun pemantau asap di Malaysia menunjukkan indikator “tidak sehat” pada Selasa pagi ini. Dampak kabut asap juga dirasakan oleh industri penerbangan di Malaysia. Banyak penerbangan mengalami penundaan, bahkan batal terbang. Otoritas kesehatan di Malaysia menganjurkan masyarakat menggunakan masker yang layak saat beraktivitas di luar ruangan, seraya meminta penduduk membatasi aktivitas luar yang tidak penting. [caption id="attachment_164414" align="aligncenter" width="735"] Kabut asap di Malaysia kian pekat (viva)[/caption] Kantor berita AFP memberitakan bahwa kualitas udara di Malaysia dan Singapura kian buruk selama dua pekan terakhir akibat serbuan kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Siti Nurbaya Bakar mengumumkan kondisi darurat di Riau pada Senin (14/9/2015). Siti mengatakan, polusi asap kebakaran hutan sudah mengancam kesehatan penduduk setempat. Indonesia pun mendapat tekanan dari beberapa negara tetangga terkait gagalnya pengelolaan kebakaran hutan yang rutin terjadi setiap tahunnya. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA