Raja Arab Saudi Berhentikan Proyek Perluasan Masjidil Haram

Proyek perluasan Masjidil Haram garapan Saudi Bin Laden Group telah diberhentikan oleh Raja Arab Saudi. Proyek tersebut sepenuhnya akan diberhentikan hingga penyelidikan atas musibah Mekah rampung. Perusahaan konglomerat konstruksi yang didirikan pemim

Raja Arab Saudi Berhentikan Proyek Perluasan Masjidil Haram

MEKAH, FOKUSJabar.com: Proyek perluasan Masjidil Haram garapan Saudi Bin Laden Group telah diberhentikan oleh Raja Arab Saudi. Proyek tersebut sepenuhnya akan diberhentikan hingga penyelidikan atas musibah Mekah rampung. "Perusahaan konglomerat konstruksi yang didirikan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden itu dianggap bertanggung jawab atas proyek perluasan di Masjidil Haram. Masjid terbesar di dunia dan mengelilingi situs suci Islam, Kabah," demikian diberitakan kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA), seperti dikutip dari CNN, Rabu (16/9/2015). Tak hanya pemberhentian proyek, pihak berwenang Arab Saudi juga memberi sanksi kepada kelompok usaha konstruksi Bin Laden, akibat salah satu crane jatuh di Masjidil Haram, Mekah. "Sebuah Komisi Investigasi Kecelakaan memutuskan bahwa perusahaan itu tidak mengindahkan norma-norma keselamatan," tulis SPA seperti dikutip dari BBC. [caption id="attachment_164685" align="aligncenter" width="735"] Ribuan umat muslim yang sedang menunaikan ibadah haji berjalan melintasi crane yang roboh di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi (12/9/2015) (Reuters)[/caption] Media setempat melaporkan, perusahaan Bin Laden akan dilarang beroperasi dan mengambil kontrak pekerjaan. Sanksi ini berlaku hingga keseluruhan proses hukum terhadap kecelakaan ini selesai dan penyelesaian hukum dalam kasus musibah Mekah rampung. Hingga kini pemerintah Arab Saudi masih menyelidiki penyebab tumbangnya alat berat itu. Namun menurut penyelidikan awal oleh otoritas Saudi, diyakini terjadi masalah keseimbangan pada salah satu crane di Mekah saat cuaca buruk dalam ibadah haji berlangsung. (Baca juga Korban Musibah Masjidil Haram Bertambah, 11 Jemaah Tewas, 42 Luka-luka) Tragedi Mekah ini terjadi saat hujan badai menerpa kawasan tersebut pada Jumat 11 September 2015 sore sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Insiden itu menyebabkan 111 korban jiwa pada jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji, 11 di antaranya merupakan jemaah haji Indonesia. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA