Petugas Kepolisian Perancis Menuntut Keadilan dan Keemanan Kerja

PARIS, FOKUSjabar.com Ratusan petugas kepolisian Perancis berdemonstrasi di Kota Paris, mereka menuntut perbaikan keamanan di saat melakukan pekerjaan, Rabu (14 10 2015). Dilansir presstv, para polisi yang berdemonstrasi itu berkumpul di Alun alun Plac

Petugas Kepolisian Perancis Menuntut Keadilan dan Keemanan Kerja

PARIS, FOKUSjabar.com: Ratusan petugas kepolisian Perancis berdemonstrasi di Kota Paris, mereka menuntut perbaikan keamanan di saat melakukan pekerjaan, Rabu (14/10/2015). Dilansir presstv, para polisi yang berdemonstrasi itu berkumpul di Alun- alun Place Vendome, Paris, berdekatan dengan tempat tinggal Menteri Kehakiman. Para demonstran menyerukan kurangnya sumberdaya dan dukungan dari pihak departemen kehakiman terhadap dibidang pekerjaan mereka. "Ada jeda antara kepolisian dan sistem peradilan," ujar Angelo Bruno, juru bicara serikat pekerja kepolisian. Sementara itu, Gregory Goupil mengatakan rekan-rekanya yang berdemonstrasi ini kecewa dan marah atas kebijakan departemen kehakiman yang membiarkan para penjahat keluar penjara secara gratis, ataupun tidak ada penahan terhadap tersangka dari sebuah kasus. [caption id="attachment_178723" align="aligncenter" width="650"] Para petugas kepolisian dan pekerja Departemen Dalam Negeri Perancis, berdemonstrasi menuntut perbaikan kondisi saat mereka bekerja, Bordeux, Rabu (14/10/2015)[/caption] Selain di Place Vendom, para demonstran pun berkumpul di Kota Bordeux. Para demonstran berkumpul untuk memprotes pemerintah akan keamanan aparat dalam bekerja. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya seorang petugas polisi berada dalam kondisi kritis setelah terlibat baku tembak yang menyebabkan kematian. Menghadapi permasalahan ini, Presiden Francois Hollande akan meluangkan waktunya untuk menemui serikat pekerja kepolisian minggu depan. Selama aksi protes dilakukan, Perdana Menteri MAnuel Valls juga memberikan janji untuk menyederhakanan prosedur kerja dan menambah hukuman penjara bagi pelaku kejahatan bersenjata. Demonstrasi yang dilakukan oleh petugas kepolisian Perancis ini adalah yang kedua kali setelah tahun 1983. Saat itu para petugas kepolisian memprotes karena Kementerian Kehakiman tidak adil dalam menyikapi kasus terbunuhnya dua petugas oleh anggota geng. (Galih)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA