Akibat Ledakan di Tianjin, Hujan Bercampur Kimia Teror Warga Cina

Warga terdampak ledakan di daerah kota pelabuhan Tianjin Cina kini dalam ketakutan. Mereka khawatir dengan adanya ramalan bahwa akan terjadi hujan bercampur kimia yang merupakan efek dari ledakan mematikan pekan lalu. Seperti diketahui, dua ledakan besar

Akibat Ledakan di Tianjin, Hujan Bercampur Kimia Teror Warga Cina

CINA, FOKUSJabar.com: Warga terdampak ledakan di daerah kota pelabuhan Tianjin Cina kini dalam ketakutan. Mereka khawatir dengan adanya ramalan bahwa akan terjadi hujan bercampur kimia yang merupakan efek dari ledakan mematikan pekan lalu. Seperti diketahui, dua ledakan besar di sebuah gudang penyimpanan bahan kimia beracun dan gas di kawasan industri pelabuhan Tianjin terjadi pada Rabu (12/8/2015) malam. Ledakan dasyat itu telah menewaskan sedikitnya 114 orang. Ledakan itu juga menciptakan kepanikan tentang adanya kontaminasi bahan kimia yang berpotensi membahayakan bagi lingkungan setempat. [caption id="attachment_155778" align="aligncenter" width="735"] Korban Terdampak dari Ledakan Dasyat di Tianjin China Lakukan Unjuk Rasa (news.com.au)[/caption] Menurut laporan cuaca setempat, hujan bercampur kimia diperkirakan akan turun di daerah Tianjin besok Rabu (19/8/2015). Para pakar lingkungan khawatir, racun yang menyebar melalui udara dan hujan akan menyebabkan reaksi yang lebih berbahaya lagi jika terkena bahan kimia di lokasi ledakan. Kini, para tentara dan pekerja penyelamat dengan masker dan alat pelindung bergegas menyingkirkan lebih dari 700 ton natrium sianida mematikan yang masih tersimpan di dua lokasi terpisah di dekat lokasi ledakan tersebut, seperti dilansir news.com.au, Selasa (18/8/2o15). Sodium sianida merupakan salah satu bahan kimia yang digunakan untuk mengeksekusi tahanan di kamar gas di lima negara bagian di Amerika Serikat. [caption id="attachment_155777" align="aligncenter" width="735"] (gmx)[/caption] [caption id="attachment_155779" align="aligncenter" width="735"] Para tentara dengan masker dan alat pelindung bergegas menyingkirkan lebih dari 700 ton natrium sianida mematikan yang masih tersimpan di dua lokasi terpisah di dekat lokasi ledakan (ibtimes)[/caption] Menurut laporan Reuters, ledakan di Tianjin begitu dahsyat, hingga terlihat oleh satelit di ruang angkasa dan terbaca pada sensor gempa. Bahkan, dua kali ledakan yang terjadi kekuatannya setara puluhan ton TNT dan gempa bumi 2,9 skala richter. Ledakan ini terjadi di gudang yang dirancang untuk menyimpan bahan kimia berbahaya dan beracun. Menurut keterangan polisi, sebagian besar wilayah di gudang ini menyimpan amonium nitrat, potasium nitrat dan kalsium karbida, saat ledakan terjadi. Ratusan warga di kota pelabuhan Tianjin yang mengungsi setelah ledakan besar minggu lalu itu, pada hari Senin (17/8/2015) berunjuk rasa menuntut pemerintah memberikan kompensasi untuk rumah-rumah yang rusak parah akibat ledakan tersebut. Sementara jumlah korban tewas akibat bencana itu naik menjadi 114. Sekitar 700 orang terluka, dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal. Warga setempat kini telah dievakuasi sejauh dua kilometer dari lokasi ledakan. Sejumlah perusahaan asing dari seluruh dunia tengah memperhitungkan kerusakan fasilitas mereka akibat ledakan dasyat di pelabuhan Tianjin. [caption id="attachment_155781" align="aligncenter" width="735"] Ribuan Mobil yang Terparkir di Dekat Lokasi Ledakan Hancur Terbakar (newsweek)[/caption] Produsen mobil Perancis, Renault, menyatakan lebih dari 1.000 mobil rusak dan sekitar 4.000 mobil milik Hyundai Motor Co yang berada di lokasi kejadian hancur, namun total kerugian belum diperhitungkan. Hingga saat ini, belum diketahui apa penyebab ledakan, namun diduga kuat akibat api yang menyambar bahan kimia berbahaya di salah satu gudang. (Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA