Rupiah Melemah, Walikota Harus Turunkan SK Terbaru

Kadin Kota Cirebon meminta Walikota Cirebon menurunkan SK terbaru terkait satuan harga. Ketua Kadin Kota Cirebon, Yuyun Wahyu Kurnia mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar membuat harga harga berubah. Termasuk harga diluar kebutuhan pok

Rupiah Melemah, Walikota Harus Turunkan SK Terbaru

CIREBON, FOKUSJabar.com: Kadin Kota Cirebon meminta Walikota Cirebon menurunkan SK terbaru terkait satuan harga. Ketua Kadin Kota Cirebon, Yuyun Wahyu Kurnia mengatakan, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar membuat harga-harga berubah. Termasuk harga diluar kebutuhan pokok. "Bukan cuma meminta segera menyerap APBD. Tapi dari sisi Pemda juga harus menyesuaikan harga terutama harga mendasar barang-barang yang terkait dengan proyek pengerjaan," sebutnya melalui sambungan telepon, Rabu (16/9/2015). [caption id="attachment_164768" align="aligncenter" width="735"] Ketua Kadin Kota Cirebon, Yuyun Wahyu Kurnia (fajarcirebon)[/caption] Disebutkan olehnya, pelemahan rupiah juga berimbas kepada harga satuan objek barang. Jika Walikota Cirebon tidak melakukan penyesuaian, maka wajar jika akhirnya banyak proyek yang tertunda dan tidak berjalan. Untuk menyesuaikan harga satuan objek barang, Walikota Cirebon juga harus menurunkan kembali SK terbaru tentang satuan harga barang. "SK yang sudah turun pasti tidak sesuai dengan kondisi kekinian. Apalagi harga-harga satuan barang yang impor. Walikota harus segera turun tangan," katanya. Sementara itu, terkait pelamahan rupiah, Kadin Kota Cirebon memastikan tidak terlalu berimbas signifikan. Sebab, pelemahan rupiah terjadi secara bertahap. "Jadi setidaknya masyarakat sudah ancang-ancang untuk mengelola keuangan dengan sebaik-baiknya, sehingga mereka tidak jatuh saat krisis global melanda," pungkasnya. (Panji/Vetra)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA