Rupiah berpeluang keluar dari zona Rp14 ribu

Secara relative strength index dolar akan terus bergerak ke bawah sehingga memberi peluang rupiah masuk ke level support lanjutan pada Rp13.850 per dolar AS

Rupiah berpeluang keluar dari zona Rp14 ribu

JAKARTA

Nilai tukar rupiah terus mengalami penguatan atas dolar Amerika Serikat sehingga berpeluang keluar dari zona Rp14 ribu untuk masuk ke level Rp13 ribu.

Analis Global Market Bank Mega James Evan Tumbuan mengatakan rupiah berapa pada testing level support Rp14 ribu yang menjadi level psikologisnya dengan posisi terendah di Rp14.010 per dolar AS.

“Meskipun data Non-Farm Payroll (NFP) AS pada Jumat lalu positif, tapi the Fed dalam pidatonya mengenai suku bunga cenderung dovish. Investor kembali risk on,” jelas Evan kepada Anadolu Agency, Senin.

Investor menurut dia, mulai beralih ke mata uang besar lainnya selain dolar. Akibatnya, secara relative strength index dolar akan terus bergerak ke bawah sehingga memberi peluang rupiah masuk ke level support lanjutan pada Rp13.850 per dolar AS.

“Sementara ini kita lihat dari sentimen the Fed tanggal 30 Januari nanti ke mana arah pidato Powell (Gubernur the Fed) selanjutnya,” tambah dia.

Kemudian, rencana pertemuan antara Amerika Serikat dan China untuk membahas perang dagangan menurut Evan, akan menjadi angin segar pada rupiah apabila pertemuannya menghasilkan keputusan yang positif.

“Harapannya rupiah break level psikologis dulu di Rp14 ribu baru kita lihat arah selanjutnya ke Rp13.850,” ujar Evan.

Faktor pendorong penguatan rupiah lainnya menurut Evan, adalah terpenuhinya target dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Kamis lalu yang menyerap dana Rp28,25 triliun dari enam seri SUN dengan total penawaran yang masuk Rp55,27 triliun atau melebih target maksimal Rp30 triliun.

Berdasarkan data perdagangan di Bloomberg, nilai tukar rupiah berada pada posisi Rp14.082 per dolar AS. Kemudian berdasarkan data JISDOR, rupiah berada pada level Rp14.105 per dolar AS.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA