Presiden Bank Dunia undur diri bulan depan

CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva untuk sementara akan menjabat sebagai Presiden pada 1 Februari mendatang berdasarkan pernyataan dari Bank Dunia, Selasa

Presiden Bank Dunia undur diri bulan depan

JAKARTA

Presiden Kelompok Bank Dunia (World Bank Group) Jim Yong Kim mengumumkan pengunduran diri pada Senin, yang mulai efektif bulan depan.

Kim dipilih oleh Presiden Barack Obama pada 2012 silam dan kemudian dipilih lagi untuk masa jabatan kedua pada 2016 lalu.

Masa jabatan Kim sedianya masih akan berlangsung hingga 30 Juni 2022 mendatang.

CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva untuk sementara akan menjabat sebagai Presiden pada 1 Februari mendatang berdasarkan pernyataan dari Bank Dunia, Selasa.

“Merupakan kehormatan besar untuk melayani sebagai Presiden lembaga luar biasa ini, penuh dengan individu yang penuh semangat yang didedikasikan untuk misi mengakhiri kemiskinan ekstrem di masa hidup kita,” kata Kim dalam pernyataan tersebut.

Kim mengatakan pengabdian di Kelompok Bank Dunia saat ini menjadi lebih penting dari sebelumnya karena aspirasi orang miskin meningkat di seluruh dunia.

Selain itu, kata dia, masalah-masalah seperti perubahan iklim, pandemi, kelaparan, dan pengungsi terus meningkat dalam skala dan kompleksitasnya yang beragam.

“Melayani sebagai Presiden dan membantu memosisikan lembaga secara tepat di tengah-tengah semua tantangan ini merupakan hak istimewa yang besar,” ungkap dia

Di bawah kepemimpinan Kim, dan dengan dukungan 189 negara anggota Kelompok Bank Dunia, lembaga tersebut pada 2012 menetapkan dua tujuan yakni untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem pada tahun 2030 dan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama, dengan fokus pada 40 persen populasi terbawah di negara-negara berkembang.

Pada April 2018, Kim sebagai Presiden Kelompok Bank Dunia telah memenangkan persetujuan untuk peningkatan modal sebesar USD13 miliar untuk IBRD dan IFC yang akan memungkinkan lembaga tersebut mendukung negara-negara berkembang dalam mencapai tujuan pembangunan.

Setelah pengunduran dirinya, Kim akan bergabung dengan sebuah perusahaan yang fokus pada peningkatan investasi infrastruktur di negara-negara berkembang.

Selain bekerja pada investasi infrastruktur, Kim mengumumkan bahwa dia juga akan bergabung kembali dengan dewan Partners In Health (PIH), sebuah organisasi yang dia dirikan bersama lebih dari 30 tahun yang lalu.

“Saya berharap dapat bekerja sekali lagi dengan teman dan kolega lama saya di PIH dalam berbagai masalah di bidang kesehatan dan pendidikan global,” ungkap Kim.

Kim juga mengatakan akan melanjutkan keterlibatannya dengan Brown University sebagai wali amanat korporasi dan berharap untuk mengabdi sebagai Senior Fellow di Institut Watson Brown untuk Urusan Internasional dan Publik.

Setelah pengunduran diri Kim, pemilihan penggantinya akan menjadi sebuah terobosan yang lebih menarik dari dengan sebelumnya, karena Presiden AS Donald Trump sebagai pemegang saham terbesar Bank Dunia telah berulang kali memutuskan hubungan dengan lembaga multilateral.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA