Menteri Keuangan sumringah pemerintah raih WTP tiga tahun berturut-turut

Capaian ini adalah perbaikan atau peningkatan dari tahun 2017 dengan hanya 80 institusi yang mendapatkan WTP

Menteri Keuangan sumringah pemerintah raih WTP tiga tahun berturut-turut

JAKARTA

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengapresiasi capaian pemerintah saat penyerahan laporan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2018 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jakarta, Rabu, dengan raihan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Capaian WTP ini merupakan yang ketiga kali secara berturut-turut sejak tahun 2016 silam. Menteri Sri hadir ke BPK mewakili Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang berhalangan hadir.

Menteri Sri menguraikan BPK Republik Indonesia telah melakukan pemeriksaan pada laporan keuangan pemerintah pusat untuk tahun 2018 dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian untuk yang ketiga kalinya berturut-turut.

BPK melakukan pemeriksaan terhadap 86 laporan keuangan kementerian dan lembaga dan 1 laporan keuangan bendahara umum negara dengan hasil 82 institusi lembaga telah mendapatkan opini WTP untuk laporan tahun 2018.

Capaian ini adalah perbaikan atau peningkatan dari tahun 2017 dengan hanya 80 institusi yang mendapatkan WTP.

Menteri Sri menegaskan bahwa pemerintah di dalam mengelola APBN berkomitmen untuk mengedepankan tata kelola yang baik atau good government.

Komitmen tersebut bertujuan agar seluruh kebijakan baik dari sisi pendapatan negara maupun belanja negara serta pembiayaan dapat berdampak positif dan optimal di dalam rangka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Secara umum kebijakan belanja negara tahun 2018 diarahkan untuk memperkuat kualitas belanja negara melalui peningkatan belanja yang produktif dan sesuai prioritas nasional,” ungkap dia.

Menteri Sri menambahkan pemerintah juga melakukan efisiensi belanja untuk hal-hal nonprioritas untuk terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta d untuk terus menciptakan kesempatan kerja yang baik.

“Capaian kinerja pelaksanaan APBN yang positif tahun 2018 telah berdampak optimal bagi perekonomian Indonesia,” tegas Menteri Sri.

Dia melanjutkan APBN tahun 2018 telah mampu berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen di tengah ketidakpastian global dan menjadi angka pertumbuhan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

“Ini adalah suatu capaian yang membanggakan dan saya yakin ini menunjukkan hasil kerja dari seluruh kementerian lembaga di dalam rangka untuk terus meningkatkan kinerja perekonomian Indonesia,” tegas dia.

Menteri Sri mengatakan audit dan juga catatan temuan BPK terus membantu pemerintah untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan negara dan juga pertanggungjawaban keuangan negara yang semakin baik.

Kesumringahan Menteri Sri terlihat di akhir sambutannya melalui pantun:


Pulang mudik lewat cipali

Kena macet cuma sesekali

Kerja sama yang baik perlu digali

Tahun depan WTP kembali

Bila datang ke Jakarta jangan lupa bawa KTP

Terimakasih BPK

Sekali WTP tetap WTP

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA