Malaysia, Singapura sepakat eksplorasi penelitian mitigasi kebakaran lahan gambut

Mereka menyatakan keprihatinannya atas asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan yang berdampak buruk bagi warga Malaysia dan Singapura

Malaysia, Singapura sepakat eksplorasi penelitian mitigasi kebakaran lahan gambut

Malaysia dan Singapura sepakat untuk mengeksplorasi kerja sama Penelitian dan Pengembangan (R&D) di bidang pencegahan serta mitigasi kebakaran lahan gambut.

Kesepakatan itu dilakukan oleh Menteri Energi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Malaysia (MESTECC) Yeo Bee Yin dan mitranya dari Singapura, Masagos Zulkifli selama dua hari Pertukaran Kunjungan Tahunan (AEV) yang berakhir pada 15 November, seperti dikutip Bernama.

Mereka menyatakan keprihatinannya atas asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan yang berdampak buruk bagi warga Malaysia dan Singapura.

Mereka mendesak semua pihak untuk mengimplementasikan Perjanjian ASEAN tentang Polusi Asap Lintas Batas (AATHP).

Berdiri sejak 1979, AEV telah memfasilitasi kerja sama yang erat antara kedua kementerian terkait komitmen jangka panjang terhadap lingkungan.

Beberapa kerja sama yang dieksplorasi seputar perubahan iklim, pengelolaan limbah termasuk plastik dan kemasan, ekonomi sirkular, polusi industri dan keselamatan radiasi.

Dalam pertemuan kali ini, kedua menteri juga berdiskusi soal bagaimana mengontrol emisi kendaraan.

Tujuannya adalah mengurangi emisi kendaraan berbahaya, agar tercapai kualitas udara yang lebih baik.

Kedua negara mendorong kebijakan dan mengidentifikasi praktik terbaik untuk mengendalikan emisi kendaraan.

Pertemuan AEV berikutnya akan digelar di Malaysia 2020 mendatang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA