Kadin: Perlu kajian mendalam terkait masalah investasi dan perdagangan

Perlu adanya dorongan agar pelaku usaha Indonesia dapat Iebih berorientasi pada ekspor dan tidak hanya fokus untuk memenuhi kebutuhan domestik

Kadin: Perlu kajian mendalam terkait masalah investasi dan perdagangan

Kamar Dagang dan Industri menegaskan bahwa pengusaha perlu melakukan kajian mendalam terhadap masalah perekonomian secara umum dan sektoral, khususnya terkait investasi dan perdagangan.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani mengatakan perlu adanya dorongan agar pelaku usaha Indonesia dapat Iebih berorientasi pada ekspor dan tidak hanya fokus untuk memenuhi kebutuhan domestik.

“Untuk mendorong perdagangan dan investasi, perlu dilakukan pula institutional reform pada institusi publik dan swasta yang bertanggung jawab atas promosi, perdagangan dan investasi melalui kajian-kajian dan penguatan riset pasar,” ujar dia dalam diskusi di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, reformasi institusional tersebut antara lain mencakup promosi, market intelligent, pengumpulan data dan informasi hambatan non-tariff termasuk regulasi teknis, standar, dan private standard, pengumpulan data usaha, business matching, dan pendampingan.

“Perlambatan pada pertumbuhan ekonomi global menghadirkan tantangan bagi perekonomian Indonesia sehingga menuntut para pelaku usaha dan kalangan bisnis untuk terus melakukan upaya terbaiknya dalam memperbaiki iklim perekonomian di tanah air,” ungkap Shinta.

Menurut dia, berdasarkan Global Economic Prospects edisi Juni 2019 menjelaskan bahwa melambatnya laju ekonomi global disebabkan oleh lesunya perdagangan internasional.

Proyeksi terbaru yaitu pertumbuhan PDB global yang hanya mencapai 2,6 persen merupakan yang terendah dalam satu dekade terakhir atau sejak krisis keuangan global pada tahun 2008 silam.

Shinta menambahkan sehubungan dengan misi dagang yang dilakukan oleh Kadin dan pelaku usaha Indonesia, dia mengingatkan pentingnya memanfaatkan peluang yang diberikan oleh pemerintah melalui Free Trade Agreement (FTA) dan perjanjian ataupun peraturan antara Indonesia dengan mitra dagang.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA