Inflasi Mei 2019 terbesar dalam tiga tahun

“Tapi perlu digarisbawahi inflasi Mei tahun ini tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan 2017 dan 2018 karena puasa tahun ini lebih awal,” jelas Kepala BPS Suhariyanto

Inflasi Mei 2019 terbesar dalam tiga tahun

JAKARTA 

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi pada bulan Mei atau yang bertepatan dengan bulan Ramadan sebesar 0,68 persen month to month (mtm) dan 3,32 persen year on year (yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan secara umum inflasi pada Mei tahun ini relatif terkendali bila dilihat berdasarkan target yang dipasang pemerintah sebesar 3,5 persen.

Dia menambahkan inflasi pada Mei tahun ini jauh lebih tinggi dari inflasi Mei 2018 yang sebesar 0,21 persen dan Mei 2017 sebesar 0,39 persen.

“Tapi perlu digarisbawahi inflasi Mei tahun ini tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan 2017 dan 2018 karena puasa tahun ini lebih awal,” jelas Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menurut dia, puasa pada 2017 dan 2018 terjadi pada pertengahan Mei hingga Juni. Kondisi ini terlihat dari angka inflasi pada Juni 2018 sebesar 0,59 persen dan Juni 2017 sebesar 0,69 persen.

“Kemungkinan pada tahun ini inflasi pada Juni lebih rendah,” tambah Suhariyanto

Dia menambahkan dari 82 kota yang disurvei dalam Indeks Harga konsumen, 81 kota mengalami inflasi dan 1 kota deflasi yakni di Merauke.

“Ini bisa dipahami karena Mei itu Ramadan,” jelas Suhariyanto.

Inflasi terbesar terjadi di Tual sebesar 2,91 persen karena kenaikan berbagai jenis ikan dan angkutan udara, sementara di Merauke deflasi 0,49 persen karena penurunan harga beras dan sayuran.

Sementara itu, inflasi inti pada Mei mengalami inflasi 0,27 persen mtm dengan andil terhadap inflasi Mei 0,16 persen dan inflasi tahunan sebesar 3,12 persen menunjukkan daya beli masyarakat masih bagus.

“Daya beli masih sangat bagus karena inflasi intinya di atas 3 persen secara tahunan,” jelas dia.

Kemudian inflasi harga bergejolak pada Mei sebesar 2,18 persen mtm karena permintaan bahan makanan meningkat selama Ramadan dengan andil terhadap inflasi 0,43 persen. Sementara inflasi tahunan pada harga bergejolak di bulan Mei sebesar 4,08 persen

Selanjutnya, inflasi harga yang diatur pemerintah pada Mei sebesar 0,48 persen dengan andil 0,09 persen dan inflasi tahunan sebesar 3,38 persen.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA