Indonesia tambah kuota ekspor konsentrat tembaga Freeport

Penambahan izin kuota ekspor dari 198 ribu wet ton menjadi 700 ribu wet ton berlaku selama satu tahun sejak izin diberikan pada 8 Maret 2019 hingga 8 Maret 2020

Indonesia tambah kuota ekspor konsentrat tembaga Freeport

Pemerintah Indonesia menambah kuota ekspor konsentrat tembaga untuk Freeport dari sebelumnya 198 ribu wet ton menjadi 700 ribu wet ton.

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), izin kuota ekspor tersebut berlaku selama satu tahun sejak aturan itu diberikan pada 8 Maret 2019 hingga 8 Maret 2020.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak mengatakan penambahan izin ekspor tersebut merupakan revisi dari kuota izin sebelumnya sehingga sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

“Tambahan izin ekspor sudah dikeluarkan oleh Kementerian ESDM,” tegas Yunus di Jakarta, Jumat.

Yunus mengatakan penambahan izin kuota ekspor tersebut karena adanya optimalisasi produksi Freeport di tambang terbuka, namun total produksi di tambang Grasberd Freeport tetap sebanyak 1,2 juta wet ton konsentrat tembaga.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA