Indonesia bahas penanganan limbah olahan smelter

Pemerintah akan mempermudah perizinan pengolahan limbah untuk kebutuhan industri atau pun ditimbun di lubang tambang untuk penataan reklamasi

Indonesia bahas penanganan limbah olahan smelter

Pemerintah menggelar rapat koordinasi untuk membahas pengelolaan slag atau limbah sisa hasil pengolahan industri smelter bahan tambang.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Ditjen Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yunus Saefulhak mengatakan selama ini slag masuk ke kategori B3, oleh karena itu peraturan pemerintah mengenahi hal tersebut akan dicek ulang.

“Peraturannya akan dikaji dulu oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” jelas Yunus seusai rapat di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan pemerintah akan mempermudah perizinan pengolahan slag sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan industri seperti untuk bahan konstruksi, ataupun ditimbun di lubang tambang untuk penataan reklamasi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian LHK Rosa Vivien Ratnawati mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk membuka investasi masuk ke Indonesia.

“Tentu saja kita mendukung kebijakan itu dengan tetap menjaga agar lingkungan hidupnya tetap aman,” kata Vivien.

Vivien menambahkan akan melengkapi peratuan-peraturan untuk memastikan investasi yang masuk tetap menjaga lingkungan hidup karena investasi bersifat dinamis.

“Ada juga yang belum diatur dalam peraturan-peraturan lingkungan hidup dan kami akan lengkapi standar pengamanan terhadap lingkungan ke dalam peraturan KLHK pada tahun ini,” urai Vivien.

Dia menegaskan dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang, pengamanan lingkungan menjadi lebih bisa diperhitungkan.

“Kita bisa melihat apakah limbah (slag) yang dikeluarkan aman bagi lingkungan atau tidak, dan harus diolah dulu dengan teknologi,” jelas Vivien.

Vivien berharap perusahaan pengolahan hasil tambang (smelter) dapat mengantisipasi untuk mengatasi persoalan limbah yang dihasilkan dalam pengajuan izin lingkungan.

“Kita rapat ini untuk berkoordinasi dengan (Kementerian) ESDM dan (Kementerian) Perindustrian karena KLHK tidak bisa bekerja sendirian,” kata dia.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA