Harga minyak tetap turun meskipun Saudi pangkas ekspor

Arab Saudi berencana menurunkan ekspor minyak mentahnya menjadi sekitar 7,1 juta mbpd pada akhir Januari untuk membantu mendorong harga minyak hingga di atas USD80 mbpd

Harga minyak tetap turun meskipun Saudi pangkas ekspor

ANKARA

Harga minyak mentah sedikit turun di awal perdagangan pada Selasa, meskipun ada laporan bahwa Arab Saudi telah memangkas ekspor minyak mentah untuk membantu mendorong harga.

Harga minyak Brent yang menjadi patokan dunia diperdagangkan pada USD57,28 per barel pada 0620 GMT dengan kerugian harian 0,5 persen, setelah berakhir di USD57,56 per barel pada Senin.

Pada saat yang sama, harga minyak West Texas Intermediate Amerika Serikat berada di USD48,55 per barel dan mengalami kerugian 0,4 persen setelah ditutup di USD48,76 per barel pada Senin.

Pejabat OPEC mengatakan Arab Saudi berencana untuk menurunkan ekspor minyak mentahnya menjadi sekitar 7,1 juta barel per hari (mbpd) pada akhir Januari untuk membantu mendorong harga minyak hingga di atas USD80 per barel.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa penjual minyak mentah terbesar dunia mengekspor sekitar 7,3 mbpd minyak mentah pada Desember lalu dan 7,9 mbpd di bulan sebelumnya.

Pada 7 Desember, Rusia dan OPEC yang dipimpin Saudi sepakat untuk membatasi total produksi minyak mentah mereka sebesar 1,2 juta barel per hari mulai 1 Januari hingga enam bulan ke depan, tetapi sejauh ini rencana tersebut hanya berdampak kecil pada harga minyak mentah.

Pada Senin, China dan AS, dua ekonomi terbesar di dunia, memulai kembali perundingan di Beijing untuk menyelesaikan sengketa perdagangan mereka.

Dalam perundingan tersebut, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan bahwa China dan AS bisa mencapai "penyelesaian yang masuk akal". 

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA