Harga minyak melonjak imbas serangan drone ke kilang Saudi

Goldman Sachs memprediksi pemulihan minyak Arab Saudi akan memakan waktu lebih dari enam minggu

Harga minyak melonjak imbas serangan drone ke kilang Saudi

ANKARA (AA) - Harga minyak pada Selasa melonjak sementara Arab Saudi berupaya memulihkan produksi minyak pasca serangan drone ke dua kilang minyak utamanya.

Minyak berjangka internasional, Brent, diperdagangkan pada USD68,80 per barel pada 0605 GMT, dengan kenaikan 1,16 persen setelah ditutup pada Senin pada USD68,01 per barel.

Sementara itu, minyak berjangka Amerika, West Texas Intermediate diperdagangkan pada USD62,16 per barel, dengan kenaikan 0,84 persen setelah mengakhiri sesi sebelumnya di USD61,64 per barel.

Serangan pesawat tak berawak ke dua fasilitas minyak utama di Arab Saudi pada Sabtu telah merugikan produksi minyak hingga 5,7 juta barel per hari atau lebih dari setengah produksi minyak kerajaan yang berkisar 9,7 juta barel per hari.

Meskipun pejabat Saudi mengatakan bahwa produksi sekitar 2 juta barel dapat dipulihkan pada Senin, laporan media menyebutkan kemungkinan pemulihannya dapat memakan waktu berbulan-bulan.

Bank investasi global, Goldman Sachs, memprediksi bahwa pemulihan akan memakan waktu lebih dari enam minggu.

Pada Minggu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan bahwa negaranya dapat melepaskan beberapa cadangan minyak strategis untuk mengurangi kerugian pasokan di pasar minyak global dan mencegah lonjakan harga lebih lanjut.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA