Dampak kenaikan harga minyak masih aman untuk jangka pendek

Dalam asumsi RAPBN 2020 harga Indonesia Crude Price (ICP) berada di angka USD65 per dolar

Dampak kenaikan harga minyak masih aman untuk jangka pendek

Kementerian Keuangan mengatakan dampak kenaikan harga minyak dunia hingga 15 persen akibat dari diserangnya kilang minyak Aramco di Arab Saudi oleh pemberontak Houthi Yaman masih bisa teratasi untuk jangka pendek.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan asumsi harga minyak dalam APBN biasanya lebih rendah dari harga minyak dunia.

Dalam asumsi RAPBN 2020 harga Indonesia Crude Price (ICP) berada di angka USD65 per dolar.

“Kami melihat pertama kalau koreksi yang sifatnya jangka pendek mungkin masih bisa ter-absorb,” jelas Menteri Sri Mulyani di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan yang perlu diperhatikan adalah dampak jangka menengah panjang dari kenaikan harga minyak dunia tersebut.

“(Yang perlu diwaspadai) yaitu dinamika stabilitas keamanan dan politik di Timur Tengah karena ini biasanya yang selama ini terjadi, ketegangan dan perang itu kan di luar Saudi Arabia yang merupakan pusat besarnya,” kata Menteri Sri Mulyani.

Menurut dia, dinamika jangka menengah panjang dari konflik Arab Saudi dan Yaman perlu menjadi perhatian karena akan memengaruhi konstelasi politik dan keamanan di Timur Tengah.

“Kita belum tahu nanti akan seperti apa, karena ini merupakan sesuatu yang akan kita lihat reaksinya dari Saudi, Amerika Serikat, Iran, dan segala macam yang merupakan suatu kombinasi yang tidak hanya akan punya sentiment, tapi betul-betul berdampak pada konstelasi politik dan keamanan,” urai Menteri Sri Mulyani.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA