AS kucurkan bantuan militer USD105 juta ke Lebanon

Dana itu ditahan tanpa penjelasan di Kantor Manajemen dan Anggaran sejak September

AS kucurkan bantuan militer USD105 juta ke Lebanon

WASHINGTON

Pemerintah Presiden Donald Trump mengucurkan bantuan militer senilai USD105 juta untuk Lebanon, lansir The Associated Press (AP), Senin.

Mengutip dua penasihat kongres dan seorang pejabat Departemen Luar Negeri, media Amerika Serikat itu mengatakan dana Pendanaan Militer Asing untuk Angkatan Bersenjata Lebanon ditahan sebelum perayaan Thanksgiving pekan lalu.

Dana itu telah ditahan tanpa penjelasan di Kantor Manajemen dan Anggaran sejak September.

Menurut AP, bantuan tersebut sudah disetujui oleh Kongres dan didukung oleh Pentagon, Departemen Luar Negeri dan Dewan Keamanan Nasional.

Sejumlah penentang dana - yang dimaksudkan untuk membantu melawan pengaruh Iran di negara itu - berpendapat bahwa bantuan itu akan diberikan kepada gerakan militan Hizbullah, sebuah kelompok yang ditetapkan Washington sebagai organisasi teroris asing.

Senator Demokrat Chris Murphy menyebut laporan itu menakjubkan dan mengatakan bahwa penahanan dana itu melemahkan tentara Lebanon.

"Benar-benar tidak ada apa pun di Timur Tengah yang tidak dapat dirusak oleh Gedung Putih ini (untuk informasi anda, Negara dan Departemen Pertahanan menentang)," tulis Murphy di Twitter.

Lebanon telah diguncang gelombang protes sejak Oktober.

Meskipun awalnya aksi itu menentang kenaikan pajak, namun kemudian berubah menjadi tuntutan yang lebih luas.

Krisis ekonomi itu telah memaksa Perdana Menteri Saad Hariri untuk mengundurkan diri.

Menurut Kementerian Keuangan, Lebanon menghadapi angka pengangguran tinggi, pertumbuhan kecil, dan rasio utang tertinggi di dunia yang mencapai USD86,2 miliar selama kuartal pertama 2019.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA