Airasia hentikan penjualan rokok dalam penerbangan

CEO AirAsia Tony Fernandes juga mengumumkan semua kantornya bebas rokok

Airasia hentikan penjualan rokok dalam penerbangan

AirAsia akan berhenti menjual rokok pada penerbangannya, kata Chief Executive Officer (CEO) Tony Fernandes.

"Saya sangat bangga mengumumkan bahwa @airasia akan berhenti menjual rokok bebas pajak.

"Ditambah dengan semua kantor kami yang bebas-rokok dan memberi insentif kepada staf untuk berhenti merokok dengan asuransi yang lebih baik. Kami melakukan kebijakan konkret.

"Saya mendesak semua pemerintah di ASEAN untuk berhenti merokok di tempat umum. Lihat berapa banyak yang kita habiskan untuk masalah merokok terkait kesehatan," katanya dalam serangkaian tweet, seperti dilansir The Star, Jumat.

Mulai 1 Januari 2019, pemerintah Malaysia memberlakukan larangan merokok di semua restoran dan kios, baik itu ruangan tertutup maupun terbuka.

Namun, ada masa sosialisasi enam bulan sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, yang artinya undang-undang itu belum ditegakkan, dan penangguhan hukuman enam bulan kemudian diperpanjang hingga akhir tahun.

Pada 1 Januari 2020, perokok yang tertangkap di restoran akan menghadapi denda maksimum RM10.000 atau hukuman penjara tidak melebihi dua tahun.

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA