Ups! Puluhan Pekerja PT. Agronesia Kena PHK ?

Sejumlah karyawan PT Agronesia BMC (Bandung Milk Center) diduga terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari pihak manajemen. Pemutusan itu dikakukan bertepatan dengan Hari Buruh se Dunia (May Day) yang diperingati, Minggu (1 5 2016) kemarin. Belum d

Ups! Puluhan Pekerja PT. Agronesia Kena PHK ?

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com :   Sejumlah karyawan PT Agronesia BMC (Bandung Milk Center) diduga terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari pihak manajemen. Pemutusan itu dikakukan bertepatan dengan Hari Buruh se-Dunia (May Day) yang diperingati, Minggu (1/5/2016) kemarin. Belum diketahui alasan pemecatan sejumlah karyawan tersebut. Namun berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun FOKUSJabar.com, ada sebanyak 17 pekerja yang terkena PHK. Rata-rata pekerja yang diberhentikan itu merupakan warga Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dimana perusahaan air minum dalam kemasan itu beroperasi. Di pabrik air minum diperusahaan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat itu, nampak tidak ada aktivitas produksi. Padahal, setiap harinya kecuai hari Minggu dan hari libur besar, di Pabrik yang berlokasi di Kampung Cilumber Desa Cibogo Lembang itu, selalu ada aktivitas produksi air minum dalam kemasan. Salah seorang korban PHK yang enggan disebut namanya mengaku kecewa dengan kebijakan perusahaan yang memberhentikannya tanpa alasan yang jelas. "Gak tau juga apa alasannya saya diberhentikan," kata dia. Selain dirinya, dia mendengar kabar bahwa PHK akan terus dilakukan perusahaan, namun untuk waktunya masih belum pasti. "Ada sebagian yang sudah dapat surat PHK tapi pekerja yang lain belum mendapatkan surat. Sementara mereka itu diliburkan tanpa adanya batas waktu," ujarnya. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) KBB, Heri Partomo mengaku belum mengetahui adanya perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawannya. Hal itu berdasarkan belum adanya laporan yang masuk ke Dinsosnakertrans KBB. "Biasanya ada laporan dari perusahaan yang mau melakukan PHK terhadap pekerjanya. Tapi untuk sementara ini belum ada," kata Hari. Menurutnya, meski perusahaan yang bersangkutan tidak melaporkan kasus tersebut,. Namun biasanya juga para pekerja yang kena PHK melalui serikat pekerja yang ada akan melaporkan kasus PHK oleh perusahaan ke Dinsosnakertrans. "Kan kalau perusahaan mau melakukan PHK pekerjanya itu sudah ada hitung-hitungannya. Sehingga sudah biasa perusahaan melapor ke Pemerintah," jelasnya. (Tri/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA