Tingkatkan Mutu Pelayanan, BBWS Hibahkan Aset Ke PDAM Tirtawening

Guna meningkatkan mutu pelayanan, Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung menandatangani naskah hibah dengan pejabat pembuat komitmen penyediaan air baku Satker pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Citarum, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Cecep Mu

Tingkatkan Mutu Pelayanan, BBWS Hibahkan Aset Ke PDAM Tirtawening

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Guna meningkatkan mutu pelayanan, Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung menandatangani naskah hibah dengan pejabat pembuat komitmen penyediaan air baku Satker pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Citarum, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Cecep Muhtaj Munajat. Penandatanganan serah terima pengelolaan pembangunan jaringan pipa transmisi air baku (SPAM) Cikareo, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan BBWS Citarum itu dilakukan di Kantor PDAM Tirtawening, Jalan Badak Singa, Kota Bandung, Selasa (15/11/2016). Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengatakan, poin dalam MoU itu adalah BBWS telah membantu pendanaan pembangunan pipa transmisi mata air Cikareo. Salah satunya dengan menghibahkan pipa tersebut ke PDAM. "Jadi ke depan kita bisa kelola, dan merawat. Jika terjadi sesuatu pun bisa menggunakan anggaran," kata Sonny, Rabu (16/11/2016). Adapun yang diberikan BBWS Citarum ke PDAM, yakni aset jaringan pipa transmisi air baku SPAM Cikareo berkapasitas 42,29 liter per detik dengan panjang pipa jaringan mencapai 9 ribu meter. Nilai aset tersebut mencapai Rp9,9 milyar yang terdiri dari sembilan item. Dengan adanya Cikareo 40 liter per detik itu, paling tidak pihaknya bisa memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Jika dahulu digilir, ke depan bisa lebih baik karena telah mendapat kapasitas air dari Cikareo itu. "Tentunya ini sebagai salah satu opsinya," kata dia. Dan opsi keduanya, yakni memberikan layanan baru di Kawasan Bandung Utara (KBU). Diperkirakan, dengan kapasitas 40,29 liter per detik. Pihaknya sanggup melayani hingga ribuan pelanggan. "Tapi kita akan mengkaji dulu, apakah nanti akan dibikin distrik meter area atau hanya memperbaiki pelayanan yang sudah ada," terangnya. (Gatot Poedji Utomo/LIN)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA