Tingkatkan Kualitas SDM Olahraga, Disorda Jabar Gelar Pelatihan Cabor

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keolahragaan. Salah satunya dengan melakukan pelatihan peningkatan SDM Keolahragaan di cabang olahraga (cabor) renang d

Tingkatkan Kualitas SDM Olahraga, Disorda Jabar Gelar Pelatihan Cabor

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keolahragaan. Salah satunya dengan melakukan pelatihan peningkatan SDM Keolahragaan di cabang olahraga (cabor) renang dan bola basket pada 24-30 Oktober lalu. Kepala Bidang Keolahragaan Disorda Jabar, Nandang Saptari menurunkan, antusiasme peserta pelatihan cukup membludak. Namun pihaknya hanya membatasi jumlah peserta di masing-masing cabang olahraga sebanyak 56 orang peserta. "‎Untuk pelatihan pelatih renang, kita mengundang dari klub renang di Jabar. Sedangkan untuk pelatihan bola basket, kita batasi setiap daerah maksimal mengirim dua orang perwakilannya," ujar Nandang saat ditemui di kantor Disorda Jabar, Jalan Dr Radjiman Kota Bandung, Selasa (1/11/2016). Untuk pelatihan SDM di cabang olahraga renang yang digelar 24-27 Oktober, diperuntukkan bagi pelatih renang asal klub. Mereka mendapatkan pembekalan mulai dari organisasi, sistematika pelatihan, peraturan pertandingan hingga praktek lapangan. Materi disampaikan oleh pakar di bidangnya seperti Boyke Mulyana, Dadang Hidayat, Gatot Sugirestu SH, dan Aziz Mulhakim. "Dengan pelatihan ini, kita harapkan kualitas atlet bisa meningkat dengan peningkatan kualitas pelatih. ‎Dengan pelatihan pelatih klub renang ini pun diharapkan bisa menunjang dan memacu perkembangan olahraga renang di daerah‎," terangnya. Sementara untuk pelatihan bola basket yang digelar pada 27-30 Oktober, diperuntukkan bagi petugas pertandingan hingga table skoring. Mereka pun diajarkan mengenai statistik pertandingan bola basket, peraturan pertandingan, hingga simulasi pertandingan.‎ Materi disampaikan oleh Alen, Apip, Dicki, dan Agnesia. "Diharapkan dengan pelatihan tersebut bisa meningkatkan kualitas tenaga keolahragaan, seperti wasit, pelatih, hingga pendukung pertandingan lainnya. Dengan demikian, pembinaan di cabang olahraga pun meningkat," pungkasnya. (Ageng/Bam's)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA