Tiner dan Kecepatan Angin Penyebab Kebakaran Hebat Rumah Makan Ampera

Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung, Ferdy Ligaswara menjelaskan, faktor angin menjadi salah satu penyebab kobaran api menghanguskan seluruh komplek Rumah Makan Ampera Kota Bandung. Ferdy mengatakan, akibat kecepatan

Tiner dan Kecepatan Angin Penyebab Kebakaran Hebat Rumah Makan Ampera

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung, Ferdy Ligaswara menjelaskan, faktor angin menjadi salah satu penyebab kobaran api menghanguskan seluruh komplek Rumah Makan Ampera Kota Bandung. Ferdy mengatakan, akibat kecepatan angin saat kejadian, kobaran api meloncat antar kios dan seketika menyambar seluruh komplek Rumah Makan Ampera. "Situasi saat ini memang angin sangat besar, sehingga mendorong percepatan api, api tadinya dari depan, itu melompat. Ini kan terpisah, karena angin besar sehingga merembet ke bangunan lain," ungkap Ferdy di Jalan Seokarno Hatta Kota Bandung, Selasa (17/1/2017). Ferdy mengatakan, korban akibat kejadian tersebut, diantaranya satu petugas Damkar dan karyawan Rumah Makan Ampera. "Sumber api diindikasi dari gas yang berdekatan dengan tiner. Satu korban dari pekerja dan seorang petugas Damkar luka - luka," terangnya. Akibat kejadian itu, kawasan yang sebelumnya dipadati kios dan komplek Ampera, rata dengan tanah dan menyisakan tembok gapura. "Luas area sekitar lima ribu meter, tapi berpetak - petak tidak seluruhnya bangunan, ada kios - kios yang materialnya mudah terbakar," ujarnya. Ferdy menambahkan, penanganan saat ini diutamakan pendinginan untuk meminimalisir potensi perambatan Api. "Proses pemadaman sekitar 45 menit. Yang lma itu pendinginan, kita memastikan untuk tidak penjalaran," katanya. (Adi/Yun)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA