Tiga Mayat Terdiri Adik Kakak dan Pembantu Korban Pembunuhan Diautopsi di RS Sartika Asih Bandung

Tiga mayat terdiri kakak adik dan pembantu korban pembunuhan di daerah Cianjur dan Garut, Jabar, sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Jasad tersebut segera diautopsi guna kepentingan proses penyelidikan. Siang ini tiga jenazah d

Tiga Mayat Terdiri Adik Kakak dan Pembantu Korban Pembunuhan Diautopsi di RS Sartika Asih Bandung

Oleh: Dendi Ramdhani BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tiga mayat terdiri kakak adik dan pembantu korban pembunuhan di daerah Cianjur dan Garut, Jabar, sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Jasad tersebut segera diautopsi guna kepentingan proses penyelidikan. "Siang ini tiga jenazah diautopsi. Proses autopsi nanti waktunya sekitar tiga jam," ucap Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Sartika Asih Bandung Kombes Pol Hisbulloh Huda saat ditemui wartawan di RS Sartika Asih, Jalan Mochamad Toha, Kota Bandung, Rabu (16/4/2014). Ketiga jasad tersebut tiba di RS Sartika Asih pada dini hari tadi. "Autopsi nanti dilakukan tim forensik di tempat ini," kata Hisbulloh. Sebelumnya, tiga mayat, salah satunya bocah berseragam SD ditemukan dalam karung di aliran Sungai Cidaun, Cianjur, Jawa Barat. Ketiganya ditemukan terpisah dengan waktu yang tak jauh berbeda. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, jasad pertama yang ditemukan adalah anak kecil berseragam SD pada Selasa 15 April sekitar pukul 09.00 WIB di Kali Cipandak RT 01/04, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur. Kali Cipandak merupakan bagian dari aliran Sungai Cidaun. "Mayat laki-laki berseragam SD ditemukan dalam karung," jelas Martinus, Rabu (16/4/2014). Jasad kedua, sambungnya, ditemukan pada pukul 12.00 WIB di tengah Kali Cidamar yang juga merupakan aliran Sungai Cidaun, adalah perempuan tanpa identitas. Cirinya mengenakan celana jeans, atasan sweater coklat corak, usia diperkirakan 41 tahun. "Pukul 16.00 WIB di Sungai Cidaun perbatasan Garut-Cianjur, ditemukan mayat pria tanpa identitas berusia sekitar 35 tahun," katanya. Martinus menduga, ketiga jasad itu merupakan korban pembunuhan karena beberapa luka yang ditemukan polisi setelah olah TKP sementara. "Diduga mempunyai hubungan (keluarga). Dikarenakan penemuan mayat waktunya tidak jauh berbeda. Namun masih akan diselidiki dan dalami," ucap Martin.(ADR)

TAMBAHKAN KOMENTAR
BERITA BERIKUTNYA